Erabaru.net. Seorang ibu tunggal menangis tersedu mengeluhkan anak laki-lakinya yang berusia 28 tahun. Anak yang dibesarkannya dengan susah payah itu acuh tak acuh, egois, sensitif dan pemarah! !

Bukan saja tidak pernah menjalin hubungan cinta, juga tidak berkomunikasi dengan ibunya, bahkan terkadang menyiksa dirinya sendiri saat kecewa, memasukkan sumpit ke dalam tenggorokan, membentur kepalanya ke tembok, atau bahkan memukul ibunya.

Meski keduanya tinggal di satu atap, tapi bagaikan orang asing yang paling dekat !

Ilustrasi.

Ketika wartawan mewawancarai anaknya, ia mendapati anak itu sebenarnya polos, tahu dengan kewajibannya.

Setelah lulus kuliah, pernah mengikuti 15 kali ujian penerimaan calon pegawai negeri sipil. Karena , tidak pernah bekerja, dia merasa bosan di rumah. Hubungan dengan ibunya juga tidak harmonis dan tidak punya pacar.

Menurutnya kecemasan dan keluhan ibunyalah yang menyebabkannya menjadi seperti itu.

Setiap pagi ibunya selalu cemberut, yang membuatnya merasa hidup itu sangat membosankan, sehingga ia selalu mengisi hari-harinya dalam kesedihan, dan sama sekali tidak bisa beraktivitas secara normal, bahkan tidak bisa menjalin hubungan asmara dengan lawan jenis.

Sementara ibu tunggal itu merasa bahwa dia adalah wanita yang paling tidak beruntung di dunia.

Pernikahannya yang tidak bahagia, hubungan dengan anak juga tidak harmonis, dan yang lebih menyedihkannya adalah pertikaian dengan ibunya yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, sampai tidak saling berkunjung hingga sekarang.

Share
Tag: Kategori: KELUARGA PARENTING

Video Popular