Sebaliknya, semua orang sangat sehat. Bahkan tidak ada pasukan Nazi, justru hampir menjadi satu-satunya tanah murni di atas tanah yang ditempati mereka.

Saat mereka masih dilanda kebingungan, dokter Lazowski menghampiri mereka dan menjawab kebingungan para penduduk, bahwa semua itu hanyalah tipuannya.

Dokter Lazowski mensimulasikan wabah tifus dan menyimpulkan bahwa seseorang dapat divaksinasi, dan kemudian hasil untuk mendeteksi tifus akan positif, namun tidak akan terjadi penyakit itu pada diri manusia.

Pada awalnya, dokter Lazowski menyuntikkan vaksin itu pada seorang yahudi polandia dan mengirim sample darahnya ke Jerman. Test Weil-Felix menghasilkan Positive Typhus, sehingga Yahudi Polandia tu terhidar dari kerja paksa. Dokter Lozowski kemudian merencanakan tipuan dalam skala yang lebih besar.

Orang Jerman takut tifus karena sangat menular. Pada saat itu, orang Yahudi yang sakit tifus langsung dieksekusi, Lazowski juga menanamkan populasi non-Yahudi yang berada di sekitar Ghetto (tempat tinggal orang Yahudi).

Share

Video Popular