Erabaru.net. Dalam karier mengapa ada orang yang cepat mendapat kepercayaan dan jabatan tinggi, ada juga yang hanya berjalan di tempat ?

Pandanganmu akan berubah setelah membaca sampai tuntas tiga cerita singkat berikut ini!

Tidak percaya? Simak selengkapnya!

Ilustrasi.(Internet)

1. Siapa musuhmu?

Dalam penerbangannya, seekor burung terbang ke selatan untuk melewati musim dingin. Karena cuacanya terlalu dingin, burung itu pun membeku, dan jatuh di sebuah lahan pertanian yang luas.

Saat tergeletak di ladang,datanglah seekor sapi dan sapi itu membuang kotoran di tubuhnya.

Burung yang pingsan membeku tergeletak di tumpukan kotoran sapi itu merasa sangat hangat.

Karena dihangatka oleh kotoran sapi, perlahan-lahan burung itu siuman dan bangkit. Dia terbaring di sana, merasa hangat dan bahagia.

Tak lama kemudian ia mulai bercicit ria. Seekor kucing yang lewat kebetulan mendengar kicauan burung itu, kucing itu pun menelusuri sumber asal kicauan itu.

Tak lama kemudian si kucing melihat burung di tumpukan kotoran sapi,dan dengan gerakan yang lincah-tangkas burung itu pun diterkam dan dimakannya!

Makna dari cerita ini adalah …

  1. Tidak semua orang yang membuang kotoran di tubuhmu itu adalah musuhmu.
  2. Tidak semua orang yang menarikmu keluar dari tumpukan kotoran itu adalah kawanmu.
  3. Dan, saat kamu terperosok dalam kotoran yang dalam (menemui masalah/kesulitan)
    lebih baik diam.
Ilustrasi.(Internet)

2. Duduk, bukan berarti tidak ada apa-apa

Seekor gagak bertengger di pohon, tidak melakukan apa pun sepanjang hari. Sementara di bawah sana seekor kelinci yang melihat gagak, kemudian bertanya pada si gagak : “Apa saya bisa duduk santai di sana sepertimu, sepanjang hari tidak melakukan apa pun?

Si gagak menjawab : “Tentu saja, mengapa tidak?

Lalu, kelinci pun duduk di bawah pohon, dan istirahat.

Sungguh nyaman sepanjang hari hanya duduk-santai menghabiskan waktu, gumam si kelinci, dan waktu berlalu dengan cepat dan terjadi sesuatu ! …

Tiba-tiba, seekor rubah muncul. Rubah itu melompat dan menerkam kelinci … dan memakannya.

Makna dari cerita ini adalah …

Jika ingin duduk di sana dan tidak melakukan apa pun, kamu harus duduk di tempat yang sangat tinggi.

Ilustrasi.(Internet)

3. Manajer yang tidak berbakat, pasti punya kelebihan yang luar biasa

Anjing Tom mencari pekerjaan di mana-mana, namun, ia tidak juga menemukan pekerjaan apa pun setelah sibuk berhari-hari.

Dengan sedih dan kecewa dia mengeluh pada ibunya : “Saya benar-benar seperti sampah yang tidak berguna, tidak ada perusahaan yang mau menerima saya.”

Ibunya bertanya dengan mimik aneh : “Bagaimana dengan lebah, laba-laba, branjangan dan kucing?”

Tom : “Lebah menjadi pramugari, laba-laba di dunia Internet, dan branjangan menjadi penyanyi karena ia lulusan sekolah musik. Sementara kucing menjadi petugas keamanan setelah lulus dari akademi kepolisian. Berbeda dengan mereka, saya tidak punya pengalaman dan ijazah pendidikan tinggi. ”

Ibu Tom terus bertanya : “Lalu bagaimana dengan kuda, domba, sapi dan ayam?”

Tom : “Kuda bisa menarik pedati, wol domba adalah bahan baku tekstil dan garmen, sapi betina bisa menghasilkan susu, ayam betina bisa bertelur. Berbeda dengan mereka, saya tidak punya kemampuan apa pun. ”

Ibu Tom berpikir sejenak dan berkata : “Kamu memang bukan seekor kuda yang bisa berlari kencang menarik kereta, juga bukan ayam yang bisa bertelur, tapi kamu bukan sampah.”

“Meski kamu tidak berpendidikan tinggi, dan tidak punya kemampuan yang hebat, namun, hati yang tulus sudah cukup untuk melengkapi semua kekuranganmu.”

“Ingat pesan ibu, nak, tidak peduli berapa banyak cobaan/derita yang harus dilalui, Hargai hatimu yang seperti emas itu (tulus-murni) dan biarkan dia (ketulusan hati) memancarkan sinarnya.”

Tom menganggukan-anggukan kepalanya setelah mendengar wejangan ibunya. Setelah mengalami berbagai kesulitan, Tom tidak hanya mendapatkan pekerjaan, bahkan ia menjadi manajer bagian administrasi.

Si Bayan (burung) tidak terima, lalu minta penjelasan pimpinan :

“Tom, bukan lulusan universitas bergengsi juga tidak menguasai bahasa asing, atas dasar apa dia memberinya jabatan tinggi seperti itu?”

Sang bos menjawab dengan santai, “Sederhana saja, karena dia anjing yang setia.”

Bukan main kesalnya si Bayan mendengar alasan singkat dan sederhana itu!(jhn/yant)

Sumber: Cmoney.tw

Share

Video Popular