Erabaru.net. “Saya tidak ingin menjadi jenius yang didefinisikan oleh dunia ini. Daripada mengejar penghormatan dan kebanggan itu, saya memilih meninggalkan waktu untuk orang yang saya cintai.”

Orang-orang selalu berusaha untuk membuat diri mereka lebih cerdas.

Sejak kecil, mereka sudah belajar berbagai hal, baik di rumah maupun di sekolah.

Persaingan menjadi yang terpandai membuat orang berusaha lebih giat dalam belajar.

Namun jika suatu hati, tiba-tiba kamu menjadi seseorang yang memiliki IQ tinggi, lantas apakah kamu akan merasa pasti menjadi kelompok pemenang?

Ada seorang gadis jenius, ia menceritakan kisahnya yang sama sekali berbeda dari yang dibayangkan.

Internet

Gadis ini bernama Promethea, sejak kecil, hasil tes IQnya melebihi orang rata-rata, yaitu mencapai 173 yang telah melampaui 99.9 IQ manusia.

Namun, karena ia lahir dari keluarga miskin, sehingga orangtuanya tidak ada waktu untuk mengembangkan bakatnya.

Internet

Sampai saat Promethea berusia lima tahun, dia melihat pusat penelitian di Universitas Stanford di bukunya.

Ia kemudian memohon kepada ibunya untuk membawanya ke sana, hingga akhirnya,ibunya mau tidak mau membawanya ke auditorium universitas itu.

Ketika itu, seorang dosen sedang memberikan pidato kepada para siswa.

Tiba-tiba Promethea mengacungkan tangan dan bertanya, “Bagaimana mencegah akselerator, agar partikel tidak saling bertabrakan dan meleleh?”

Pertanyaan ini muncul dari seorang anak yang berusia 5 tahun, membuat para siswa dan guru tercengang.

Internet

Karena hal itu, Promethea diwawancara oleh Dr. Yearian, seorang penanggung jawab penelitian di Universitas tersebut.

Kejeniusan Promethea mendapat perhatian dari Dr. Yearian, yang kemudian mempromosikan Promothea untuk mengembangkan bakat terpendamnya.

Ketika Promethea berusia 8 tahun, ia sudah berhasil menyelesaikan soal aljabar dan kalkulus.

Internet

Ia juga ikut dalam pembuatan film dokumenter anak-anak jenius CBS dan dalam sekejap namanya pun terkenal.

Internet

Karena dampak dari film documenter itu, ia menjadi terkenal dan populer, bahkan University of Michigan di dekat rumahnya memberi pengecualian pada Promethea.

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular