Erabaru.net. Bagi Diana Kim (31), hal yang paling disesalkannya adalah kehilangan kontak dengan ayah tercintanya.

Diana adalah seorang fotografer dari Hawaii. Dia menyukai jepret-menjepret karena pengaruh dari ayahnya.

Ayah Diana adalah seorang fotografer, sehingga dia pun sering keluar masuk ke ruang kerja ayahnya sejak kecil, disana Diana kerap melihat foto-foto yang menakjubkan, dan dia sangat terkesan dengan semua foto itu meski masih kecil kala itu.

Sayangnya, orangtuanya bercerai ketika dia berumur 5 tahun. Sejak itu, Diana dan ibunya pun hidup tidak menentu dan dia kehilangan kontak dengan ayahnya.

Puluhan tahun lamanya Diana tidak pernah bertemu ayahnya lagi.

Saat itu, Diana dan ibunya hidupnya berpindah-pindah, dari rumah kerabat ke kerabat lainnya, atau dari rumah teman ke teman lainnya.

Mereka bahkan pernah tidur di taman. Tapi Diana yang tegar dan selalu optimis menjadikan semua kemalangan itu sebagai kesempatan untuk mengasah hidupnya ! Dan dia berhasil melewati semua kegetiran itu dengan ketegarannya.

Ketika dewasa, dan karena pernah merasakan hidup sengsara, Diana pun berusaha membantu para tunawisma setempat.

Pada tahun 2003, dia mulai mengabadikan foto para tunawisma di jalanan sebagai bagian dari proyek pribadinya.

Dia ingin mengetahui kisah para gelandangan ini, kemudian membantu mereka menggalang dana amal.

Share

Video Popular