(Video) Ada ‘Mata Ketiga’ yang Tersembunyi di Otak Anda. Ini Kata Para Ilmuwan, Simak!

68
ILUSTRASI. (Internet)

Erabaru.net. Tahukah anda bahwa ada “mata ketiga” yang terkubur jauh di dalam otak anda?

Ilmu kedokteran modern telah membuktikan bahwa terdapat struktur lengkap mata manusia yang tidak fungsional di bagian depan kelenjar pineal kita.

Tapi, apakah ini benar-benar sebuah “mata vestigial” seperti yang diklaim para ilmuwan?

Ataukah sebenarnya “mata ketiga” atau “pusat jiwa”, seperti yang diyakini oleh spiritualisme Timur dan filsafat Barat?

ILUSTRASI. (Shutterstock)

Menyerupai buah pohon cemara, kelenjar pineal adalah organ sepanjang satu sentimeter yang bertanggung jawab untuk memproduksi melatonin, hormon yang mengatur hormon reproduksi, dan mengendalikan pola tidur dan bangun.

Tapi studi yang berbeda selama satu abad terakhir menunjukkan bahwa kelenjar mungil ini berpotensi lebih dari yang terlihat!

ILUSTRASI. (Shutterstock)

Selama ribuan tahun, baik dalam spiritualisme Timur maupun filsafat Barat, kelenjar pineal dianggap sebagai “mata ketiga” atau “pintu gerbang menuju kesadaran yang lebih tinggi” yang mampu melihat melampaui dunia fisik kita.

Seorang filsuf Prancis abad ke-17 yang terkenal, René Descartes, menganggapnya sebagai “pusat jiwa utama, dan tempat di mana semua pikiran kita terbentuk.”

Seperti yang bisa dipercaya, studi berbasis penelitian modern pada kenyataannya telah menemukan bukti-bukti yang bisa membuktikan klaim orang-orang dahulu (kuno).

ILUSTRASI. (Photo.com)

Berikut adalah beberapa studi ilmiah tentang pemikiran yang mungkin membuat anda mengubah perspektif anda!

Para ilmuwan telah menemukan mata “tidak fungsional” dengan struktur yang mirip dengan mata eksternal – dilengkapi dengan jaringan retina dan sel yang bertindak sebagai reseptor ringan – di kelenjar pineal kita.

Pada tahun 1919, Frederick Tilney dan Luther Fiske Warren menulis bahwa kesamaan struktur kelenjar pineal dengan mata manusia menunjukkan bahwa organ tersebut dibentuk agar peka terhadap cahaya dan mungkin memiliki kemampuan penglihatan lainnya, laporan The Epoch Times.