Erabaru.net. Seorang anak kecil memecahkan celengannya, untuk menggunakan uangnya, dan menghitung dengan hati-hati. Tiga kali.

“Saya tidak boleh membuat kesalahan,” pikirnya dalam hati. Dia meletakkan koin itu di toples, menutupnya dengan rapat, dan diam-diam menyelinap keluar dari pintu belakang.

Setelah berjalan ke apotek, anak laki-laki itu menunggu dengan sabar agar petugas di sana memberinya perhatian.

Ilustrasi. (Internet)

“Apa yang bisa saya bantu, teman kecil?” Tanya petugas kepada anak kecil di depan meja kasir.

“Saya ingin membeli keajaiban,” jawab anak itu.

“Maaf, coba ulangi?” Kata petugas.

“Adik saya sangat sakit dan ayah bilang hanya keajaiban yang bisa menyembuhkannya , jadi saya ingin membeli keajaiban untuknya. Berapa harga sebuah keajaiban? ”

“Mohon maaf.” Petugas itu merasa hatinya sedikit sedih.

“Kami tidak menjual keajaiban di sini,” katanya lembut.

“Saya punya uang untuk membayarnya. Jika tidak cukup …. Saya akan mendapatkan lebih banyak. Katakan saja berapa harganya,” tambah anak itu.

Ilustrasi. (Internet)

Berdiri di samping anak laki-laki kecil itu adalah seorang pria bertubuh tinggi dan berpakaian rapi.

Dia menatap anak itu dan bertanya, “Keajaiban apa yang dibutuhkan adikmu?”

“Saya tidak tahu,” jawab anak itu. Air mata mulai mengalir di pipinya. “Saya tahu dia sangat sakit dan mengalami sesuatu yang buruk di dalam kepalanya.”

Share

Video Popular