Dialog Antara Seorang Wanita yang Gelisah dengan Bhiksu di Tengah Malam

60
Internet

Erabaru.net. Pada tengah malam, tampak seorang biksu dan wanita di kuil, biksunya duduk sementara wanitanya berdiri.

Wanita: Guru, saya seorang wanita yang sudah menikah. Sekarang aku jatuh cinta pada seorang pria lain, aku gelisah satu hari saja tidak bertemu dengannya. Aku benar-benar tidak tahu harus berbuat apa sekarang.

Bhiksu : Anda yakin pria yang Anda cintai ini adalah pria terakhir satu-satunya dalam hidupmu?

Meski wanita itu kaget mendengarnya, tapi tetap dengan tenang menjawabnya.

Wanita: Ya. Sudah bertahun-tahun hatiku tidak bergetar melihat pria! Kali ini aku tidak mau melewatkannya!

Bhiksu : Anda bercerai, lalu menikah dengannya.

ILUSTRASI. (Internet)

Wanita: Tapi suamiku yang sekarang orangnya rajin, baik, dan bertanggung jawab, apa aku kejam dan tidak etis dengan semua yang kulakukan ini?

Bhiksu : Kalau tidak ada cinta dalam pernikahan itu baru kejam dan tidak bermoral. Anda tidak salah kalau memang sekarang jatuh cinta dengan orang lain.

Wanita: Tapi suamiku sangat mencintaiku, ia benar-benar sangat mencintaiku.

Bhiksu : Kalau begitu dia bahagia.

Wanita: Aku ingin menikah lagi dengan pria lain setelah bercerai dengannya, seharusnya dia sedih, bagaimana mungkin bahagia?

Bhiksu : Dalam pernikahan dia masih memiliki cintanya untukmu, sedangkan anda telah kehilangan cinta terhadapnya, karena anda mencintai pria lain. Yang bahagia itu adalah orang yang memiliki, sedangkan yang kehilangan itu menderita, jadi orang yang menderita itu adalah Anda sendiri.

Wanita: Tapi aku yang mau bercerai dengannya kemudian menikah dengan pria lain, seharusnya dia yang kehilangan aku, jadi seharusnya dia yang menderita.

Bhiksu : Anda salah, Anda hanyalah sebuah wujud cinta sejati dalam pernikahannya. Ketika wujud kamu ini tidak ada lagi, cinta sejatinya akan berlanjut ke wujud yang lain. Karena cinta sejatinya dalam pernikahan tidak pernah hilang. Jadi dialah yang bahagia sedangkan kamu yang menderita.

Wanita: Dia bilang hanya mencintaiku seorang seumur hidup, dia tidak akan jatuh cinta pada orang lain.

Bhiksu : Apa kamu juga bilang begitu?

Wanita: Aku. Aku…aku…

Bhiksu : Coba kamu lihat 3 batang lilin itu, mana yang paling terang.

Wanita: Aku benar-benar tidak tahu, semua tampak sama terangnya.

Internet

Bhiksu : Ketiga lilin ini ibarat tiga sosok pria, salah satunya adalah pria yang kamu cintai sekarang, satu diantara 3 batang lilin yang kamu lihat paling terang saja kamu tidak tahu. Tidak bisa menemukan sosok pria mana yang kamu cintai sekarang, lalu bagaimana kamu bisa memastikan pria yang Anda cintai sekarang ini adalah pria terakhir satu-satunya dalam hidupmu ?

Wanita: Aku… aku … aku…