Erabaru.net. Peristiwa yang membuat seluruh penduduk di wilayah Picardie Prancis menjadi kesal terjadi di kota Laigneville.

Seorang pria sedang menikmati jalan-jalan di hutan di jalan yang biasanya tidak ia lewati, hanya untuk menghirup udara segar dan menikmati alam, saat ia melihat sebuah truk lewat.

Secara naluriah, dia merasakan ada yang tidak beres: siapa yang mau melakukan petualangan di jalan yang buruk seperti ini, yang berada di tengah hutan?

Truk itu berhenti. Pria itu mendengar suara yang memekakkan telinga dan mendekat, merasa sangat penasaran dengan semuanya.

Ia pun berhenti, mulutnya terbuka lebar, saat ia mengetahui apa yang diturunkan oleh truk itu.

Facebook/Bien Vivre à Laigneville

Truk itu ternyata membuang segunung sampah di atas rerumputan hijau!

Perusahaan yang bertanggung jawab atas malapetaka yang merusak ini mungkin menganggap perbuatan ini terlepas dari pengawasan.

Pria itu tak bisa mempercayainya dan memutuskan untuk menghubungi dewan kota.

Facebook/Bien Vivre à Laigneville

Bagi Walikota, Christophe Dietrich, kejadian ini adalah perang terakhir. Setiap saat ini terjadi, keluhan tersebut ditangguhkan, tidak ada tindakan yang diambil dan perusahaan-perusahaan tersebut terus menghancurkan alam.

Ia memutuskan untuk mengambil tindakan langsung dan menggunakan tindakan yang drastis.

Untuk memberi pelajaran kepada pencemar alam itu, Christophe Dietrich memutuskan untuk menerapkan prinsip “mengembalikan ke pengirimnya”.

Sampah-sampah itu pun dikembalikan lagi kepada orang-orang yang membuang ke tempat itu sejak awal.

Facebook/Bien Vivre à Laigneville

Perhatikan bagaimana ia menangani situasi dalam video. Seperti yang bisa Anda lihat, limbahnya tersembunyi dengan baik di dalam hutan.

Sulit untuk mencapai lokasi tersebut dan hanya bisa diakses melalui jalan yang rusak. Tapi itu tidak cukup untuk mencegah walikota yang tegas ini!

RETOUR À L'EnvoyeurCe matin nous avons effectué un retour à l'envoyeur d'un camion de déchets qui ont été abandonnés près d'une forêt de la ville.

Posted by Bien Vivre à Laigneville on Friday, July 22, 2016

Namun, metode ini sudah jelas terbukti menjadi inspirasi.

“Anda tidak bisa membayangkan jumlah pejabat terpilih di Prancis tapi juga di luar negeri, yang memanggil saya untuk melakukan hal yang sama, saya tidak melakukan sesuatu yang ilegal, saya hanya mengembalikan barang-barang kepada pemiliknya yang sah,” katanya.

Facebook/Bien Vivre à Laigneville

Tentu saja beberapa orang kesal. Tapi terkadang berguna untuk membuang sampah orang di depan pintu mereka sendiri agar mereka menyadari dampak yang dimiliki sampah-sampah itu.

Dan ternyata, ini berhasil: “Berkat metode yang telah kami tetapkan, kami dapat mengurangi 90% dari limbah jenis ini.”

Facebook/Bien Vivre à Laigneville

Sayangnya, banyak perusahaan tetap melakukan pencemaran karena bebas dari hukuman, tindakan hukumnya pun tidak efektif.

“Keluhan yang diajukan dengan bukti faktual malah dikesampingkan oleh sistem peradilan,” kata Dietrich menjelaskan.

Lagi pula, siapa yang berani menghadapi perusahaan raksasa yang mampu membayar pengacara terbaik? Solusi Walikota itulah, walau bagaimanapun juga, adalah upaya terakhir.

Metode “radikal” tapi efektif itu untuk melawan isu besar yang terlalu sering dikesampingkan: bencana ekologis. Jika tindakan drastis tidak cepat diambil, tentu saja bencana itulah yang akan kita hadapi.

Kerja bagus untuk keberanianmu, Pak Walikota! (iin/rp)

Share

Video Popular