Erabaru.net. Orang-orang mendesaknya meninggalkan suaminya, tapi ia tahu inilah saat sang suami paling membutuhkan dirinya.

Saat menikah, kedua pengantin bersumpah untuk tetap berada di sisi pasangannya, saat sakit dan saat sehat – seberat apa pun hidup mereka.

Sayangnya, dengan dibolehkannya perceraian dan pembatalan pernikahan, banyak orang memilih mengakhiri hubungan daripada membangun hubungan yang lebih kuat.

Tapi untuk pasangan dari Malaysia ini, kesulitan hanyalah bagian dari hubungan saling mencintai satu sama lain.

Hamdan Hashimand yang berusia 30 tahun dan 29 tahun Nurr Hidayah Hassan telah menikah selama 3 tahun, dan semuanya berjalan baik bagi mereka.

Awal tahun ini, Hamdan pun mulai bekerja di gudang pabrik pakaian untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Namun, kehidupan mereka berubah drastis saat mata Hamdan mulai sakit. Dokter hanya memberi resep obat mata dan pil untuk menghilangkan rasa sakitnya.

Tapi setelah 24 jam, mulut dan mata Hamdan juga mulai membengkak. Maka Hidayah membawanya ke Rumah Sakit Melaka, tempat ia didiagnosis menderita cacar air.

Untuk menghilangkan rasa sakit dan mengurangi pembengkakan, dokter memberi Hamdan obat antibiotik – yang kemudian malah membuat kondisinya memburuk. Kulit Hamdan mulai melepuh dan terlihat mulai berdarah sangat parah.

“Ia masuk ke ICU sekitar satu bulan. Sungguh menyedihkan bagi saya melihatnya berada dalam kondisi tersebut. Tapi sebagai istrinya, saya harus kuat,” kata Hidayah kepada World of Buzz.

Share

Video Popular