Wanita Berhenti di Suatu Desa di Afrika, Saat Dia Melihat Apa yang Sedang Dilakukan Pria dengan Ban Bekas di Sana “Sungguh Menakjubkan”

44
sandal dari ban bekas

Erabaru.net. Danielle telah melakukan perjalanan ke banyak tempat di seluruh dunia, namun saat berada di Benua Afrika, di Kamp Maasai Simba dekat ekosistem Amboseli di Kenya, dia menemukan sesuatu yang belum pernah dia lihat sebelumnya, yang menarik perhatiannya.

“Sungguh menakjubkan apa yang bisa diciptakan dengan alat sederhana dan imajinasi yang besar.”

Sementara Danielle sedang dalam perjalanan Safari ke Kenya dan Tanzania, dia berhenti di Desa Maasasi setempat dimana dia menemukan seorang pria sedang membuat sandal keren dan tahan lama dari ban sepeda motor TKC80 bekas, bahan alas kaki di Ethiopia.

Prosesnya terbilang sederhana. Pertama, ban bekas dikumpulkan dan disortir.

Kemudian masing-masing dan setiap ban itu dipotong dengan tangan (dengan pisau yang sangat tajam) berbentuk telapak kaki atau – dalam kasus Danielle, kakinya sendiri – memastikan agar potongannya pas sempurna, tahan lama, dan sangat nyaman.

Tali dari potongan ban diukur dan dipaku ke sisi solnya untuk mengamankan kaki pada tempatnya.

Sandal Danielle tidak hanya nyaman dan terjangkau, dia juga memiliki “waktu yang luar biasa” untuk mendapatkan produk custom alas kaki unik yang dibuat khusus untuk kakinya.