Erabaru.net. Bagi pasien yang akan menjalani operasi, didorong ke ruang operasi dapat menjadi pengalaman yang menegangkan.

Tapi rumah sakit di Boston ini, salah satu karyawan biasa menawarkan layanan menyanyi untuk mengurangi kekhawatiran mereka.

Lindon Beckford, seorang karyawan transportasi di Pusat Kesehatan Beth Israel Deaconess di Boston, tidak hanya mengarahkan pasien ke sana kemari di rumah sakit tersebut, tapi ia juga menggerakkan kursi roda, mengangkut sampel darah dan urin ke laboratorium, menemukan peralatan yang rusak … dan menyanyikan lagu-lagu agar pasien tetap tenang.

Internet
Internet

Beckford, penduduk asli Jamaika, yang sekarang tinggal di lingkungan Boston bersama istri dan dua anaknya, telah melakukan pekerjaan ini selama 31 tahun.

“Sejak saya bertemu dengan seorang pasien,” candanya.

“Saya mencoba memastikan bekerja dengan cara tidak biasa.”

Internet

Dan sambil mendorong pasien menyusuri lorong, ia mulai bernyanyi. Menurut Stat News, pertama kali Beckfor bernyanyi untuk menenangkan dirinya sendiri karena ia memiliki gangguan kecemasan dan serangan panik, sebuah kondisi yang menghentikannya untuk tampil live di klub malam.

Nyanyian Beckford segera menarik perhatian, bahkan kini “penampilannya” juga ditampilkan dalam video orientasi karyawan rumah sakit.

Tapi terkadang, kecemasan dan serangan panik menyerangnya setelah pasien setuju untuk mendengar sebuah lagu darinya, dan kemudian Beckford pun akan melupakan lirik lagunya.

Internet

Ia menggambarkan cara serangan tersebut akan “membuat Anda gila. Anda gugup … Anda memulai dengan sebuah lagu, tapi Anda memulainya dengan kunci yang salah,” dan Beckford pun tidak akan bisa menyelesaikan lagunya.

“Kecemasan bisa membuatmu berada di tempat yang buruk.”

“Pikiran Anda berantakan, dan Anda harus menenangkan pikiran, jadi [musik] datang kepada Anda,” tambahnya.

Ketika Beckford mengenalkan dirinya pada Barbara Tipon, 58 tahun, yang menunggu Beckford untuk membawanya kembali ke kamar di atas brankar, satu serangan panik terjadi pada pria itu.

Internet

“Hai, saya Lindon. Saya akan menjadi supir Anda. Jika Anda ingin berhenti di jalan untuk piña colada, Anda beri tahu saya,” sapa Beckford, seperti biasa saat ia menyapa semua pasien.

Tipon meminta sebuah lagu Elvis saat Beckford menawarkan diri untuk bernyanyi, dan pikirannya mendadak kosong.

“Anda akan merasakan sedikit guncangan di jalan berbatu itu, oke?” katanya sambil masih mencari lagu.

Akhirnya, saat mereka berada di dekat lift, Beckford berkata, “Saya tidak ingat lagu apa pun. Ingatkan saya satu lagu, bisa?”

Kemudian ia teringat sebuah lagu Kenny Rogers dan mulai bernyanyi.

Internet

Setelah itu, Tipon berterima kasih kepada Beckford atas nyanyiannya yang “indah”.

“Terima kasih atas perjalanan saya. Anda membuat saya merasa sehat kembali, ” katanya.

Pasien lain, yang berada di samping tempat tidur Tipon, bernama Vera Vicentini, yang menderita tumor otak, teringat Beckford sebagai pria yang bernyanyi untuknya saat mendorongnya saat akan melakukan MRI.

Ia telah meminta Beckford untuk menyanyikan lagu lain untuknya, dan ia pun melakukannya.

“Dia bukan hanya orang yang mengangkut kita. Dia membuat kita bahagia. Dia membuat hari kita cerah,” kata Vicentini.

“Seorang dokter telah berperan, seorang perawat memiliki bagiannya … Saya telah memainkan peran saya,” jelas Beckford.

(iin/rp)

Share

Video Popular