Erabaru.net. Suatu saat seorang petani menulis sebuah iklan untuk menjual anak-anak anjing dan uangnya untuk memperbaikinya halaman di pinggir rumahnya.

Saat dia memukul paku terakhir agar papan dipasang di tempat itu, dia merasakan tarikan di celananya.

Saat dia melihat ke belakang dia melihat seorang anak kecil. Dia bertanya, “Apa yang kau inginkan nak?”

Anak kecil ini menjawab, “Saya ingin membeli anak anjing ..”

ILUSTRASI. (dogsaholic.com)

Petani menjawab, “Baiklah .. Anak anjing ini cukup mahal karena mereka berasal dari jenis anjing yang sangat baik ..”

Anak laki-laki kecil menunduk, tapi setelah beberapa saat, merogoh ke dalam saku celananya, dia mengeluarkan beberapa koin dari sakunya dan memberikan ke petani./

“Pak, saya hanya punya 50 sen .. apakah itu cukup untuk seekor anak anjing?”

Petani tersenyum dan berkata, “Ya .. !!”

Lalu si petani bersiul dan memanggil anjingnya. Anjing datang bersama dengan empat anak anjingnya yang berjalan di belakangnya dari rumah anjing. Anak laki-laki senang melihat mereka.

Anak laki-laki melihat bahwa diantara keempat anak anjing ada seekor yang perlahan-lahan keluar dari rumah anjing itu dan dengan canggung anak anjing kecil itu berusaha menyusul yang lain.

Anak lelaki kecil menunjuk ke arah anak anjing itu dan berkata, “Saya ingin yang ini..”

ILUSTRASI. (presqueislemaine.gov)

Petani menjawab, “Nak, kamu tidak harus memilih yang ini .. dia tidak akan bisa bermain atau lari bersamamu seperti anak anjing lainnya ..”

Mendengar ini, anak itu mundur selangkah dari pagar dan mulai menggulung satu kaki celananya yang memperlihatkan penjepit baja yang dilekatkan dengan sepatu buatan khusus yang dikenakan anak itu.

“Tuan, saya sendiri tidak bisa berlari cepat. dan anak anjing itu akan membutuhkan seseorang yang mengertinya.. ” katanya.

Pesan Moral: Setiap orang memiliki Kelemahan sendiri tetapi jika kita mau menerimanya alih-alih melawannya maka kita dapat membuat keuntungan dari kelemahan kita sendiri.(asmanih/rp)

Share

Video Popular