Erabaru.net. Ada sistem magang di Jepang yang mengharuskan semua rambut karyawannya harus cepak, tak terkecuali wanita, tidak boleh pacaran, tidak boleh membawa Handphone, dan tidak ada hari libur.

Perusahaan di Jepang ini hanya memiliki 34 karyawan, namun, penjualan tahunan bisa mencapai satu miliar Yen (sekitar 119 miliar rupiah).

Di sinilah furniture berkualitas buatan Akiyama Mokkou, super awet yang bisa digunakan seratus sampai dua ratus tahun lamanya. Bahkan Istana Kekaisaran Jepang pun memilih furnitur buatan Akiyama.

Bos perusahaan dulunya adalah anak yang nakal

Akiyama Toshiteru adalah pendiri Akiyama Mokkou, yang mampu menghasilkan karyawan berprestasi ; Membuat perabotan untuk keluarga kerajaan; membuat pabrik tersebut menghasilkan satu miliar yen per tahun.

Namun, tak disangka Akiyama dulunya adalah seorang anak yang nakal dan murid yang bodoh.

Akiyama bukan anak yang cerdas bahkan agak bodoh sejak kanak-kanak, dan karena keluarganya miskin, sehingga sering kekurangan pena dan kertas untuk menulis, dan dia baru bisa menulis namanya sampai kelas 2 SMP.

Meski prestasinya di sekolah sangat buruk, tapi ia tidak pernah berhenti belajar,dan dia tidak pernah absen di sekolah.

Akiyama yang memiliki bakat dalam bidang mebel sangat menguasai kerajinan tangan dan menggambar, serta sangat menyukai pekerjaan pertukangan, sehingga sejak kelas empat SD dia sudah bisa mengerjakan pekerjaan tukang kayu dasar.

Share

Video Popular