Erabaru.net. Anak burung bertanya pada induknya, “Apa makhluk yang paling tinggi derajadnya di dunia? Apakah kita, burung?”

Induk burung itu menjawab: “Tidak, manusialah makhluk dengan derajad paling tinggi.”

Anak burung itu bertanya lagi, “Apakah hidup mereka lebih bahagia dari kita?”

“Kita jauh lebih bahagia dari mereka (manusia),” kata induk burung.

“Mengapa mereka tidak lebih bahagia seperti kita?” tanya si anak burung bingung.

“Karena ada duri dalam pikiran manusia, yaitu serakah,”jawab sang induk.

Anak burung itu bertanya lagi : “Apa itu serakah?”

“Kamu mau melihatnya sendiri, Nak?”

Sesaat kemudian, burung itu bercicid : “Ayah, ada orang.”

Burung hendak terbang menjauh tapi malah jatuh di samping orang tersebut, orang itu pun menangkapnya, dan berkata dengan girang : “Aku akan menyembelihmu, dan melahap dagingmu.”

Burung itu berkata : “Daging saya sedikit, memangnya cukup mengisi perutmu?

” Meski sedikit, tapi rasanya enak “kata si manusia

Burung tua itu berkata, “Aku bisa memberimu sesuatu yang lebih berguna daripada dagingku, yaitu prinsip hidup yang terkenal, kamu akan kaya raya jika berhasil mempelajarinya.”

Mendengar kata kaya, orang itu pun menjadi tidak sabar : “Cepat katan apa prinsip itu ?”

Burung tua itu perlahan-lahan berkata, “Aku bisa memberitahumu, tapi ada satu syarat : Aku akan memberitahu dulu kalimat pertama, setelah kau lepaskan, aku akan beritahu kalimat kedua, sampai setelah aku terbang ke pohon, baru akan kuberitahu kalimat yang ketiga.

Share

Video Popular