Erabaru.net. Kehamilan adalah fase yang sangat mengasyikkan dalam hidup dengan penuh kejutan. Tubuh seorang wanita mengalami transformasi besar-besaran selama masa ini, membuat dirinya siap untuk menjadi ibu.

Perubahan yang terjadi bisa menjadi baik dan buruk. Dengan jenis informasi yang tersedia saat ini, kebanyakan wanita melengkapi diri untuk menghadapi perubahan ini terlebih dahulu.

Tapi artikel ini adalah tentang karakteristik seorang wanita yang tidak dapat diubah dan itu mempengaruhi pengiriman sampai batas tertentu. Ini adalah tentang tinggi seorang wanita.

Para ilmuwan mempelajari sekitar 3000 wanita dan menemukan hubungan yang menarik antara ibu hamil dengan fisik yang pendek dan kelahiran prematur.

Mereka menyimpulkan bahwa tinggi ibu, yang pendek tidak hanya karena genetika tapi juga karena nutrisi, kebiasaan dan gaya hidup.

Studi ini juga mengatakan bahwa wanita yang pendek tidak perlu terlalu khawatir saat hamil asalkan perawatan prenatal yang tepat dilakukan. Namun, ada beberapa kemungkinan komplikasi yang bisa terjadi, seperti bayi prematur.

Dan artikel ini membahas tentang poin-poin tersebut.

Tinggi seorang wanita dari kaca mata medis

Berbicara tentang hal itu secara kasar, seorang wanita di bawah 1,5 meter dianggap pendek. Ada juga pandangan lain.

Faktanya adalah bahwa itu tidak berarti semua wanita yang di bawah 1,5 meter tidak mampu melakukan persalinan normal. Ada banyak kasus dimana berhasil dalam persalinan. Hanya saja kemungkinan komplikasi lebih tinggi bagi wanita yang mempunyai tinggi di bawah 1,5 meter.

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds