Erabaru.net. Saat mengajak anak-anak bepergian, dihimbau sebaiknya berhati-hati dan perhatikan keselamatan!

Belum lama ini, seorang ibu mengajak anaknya berbelanja di mal, lalu nonton bioskop.

Awalnya sang ibu melihat anaknya tampak sangat senang, tapi siapa sangka, keesokan harinya kulit anaknya mengalami ulserasi, infeksi kulit yang sulit disembuhkan!

Dalam postingannya di media sosial Facebook, seorang ibu di Filipina menceritakan,  dia mengajak Clark anaknya jalan-jalan sejenak sepanjang hari.

Selain main sepuasnya di mal, ia membiarkan anaknya membeli barang-barang kesukaannya.

Setelah itu mengajaknya nonton bioskop, membuat anaknya bukan main senangnya, namun, siapa sangka, keesokan harinya, anaknya tiba-tiba demam tinggi, dan muntah-muntah.

Internet

Lebih terkejut lagi setelah membuka baju anaknya, melihat banyak ruam merah dan bintik-bintik merah di kulitnya, bahkan ada yang bernanah!

Internet

Ibunya yang terkejut melihat banyak bintik merah di sekujur kaki anaknya itu lalu segera membawanya ke dokter, semula mengira itu hanya cacar air, tapi tak disangka dokter berkata yang mengejutkannya.

Internet
Internet

Begitu melihat abses/bisul (Kantong sempit berisi nanah yang berkumpul di jaringan, organ, atau ruang di dalam tubuh) di tubuh Clark, dokter langsung menyimpulkan anaknya menderita Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) atau Flu Singapura!

Internet

Itu penyakit yang umum terjadi pada anak-anak akibat enterovirus.

Karena sifat penyakitnya yang sangat menular. Dokter segera menyarankan agar diisolasi di rumah, dan menghindari tempat yang penuh sesak.

Sekarang dia telah menjalani perawatan sekitar satu minggu, meski berangsur-angsur telah pulih, tapi masih banyak pustula (benjolan kecil yang pada ujungnya terdapat penumpukan nanah).

Scab atau kudis juga membuat anaknya merasa nyeri dan gatal, sangat tersiksa, sehingga membuat sang ibu dengan sedih menceritakan penyakit yang sebenarnya.

Flu Singapura atau biasa dikenal juga dengan penyakit Kaki, Tangan, dan Mulut merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh virus.

Penyakit ini terutama menginfeksi anak-anak berusia di bawah 5 tahun yang sistem kekebalan tubuhnya lemah.

Namun, penyakit ini juga kemungkinan bisa terjadi pada orang dewasa dan memiliki daya menular yang tinggi.

Internet

Penyakit ini sangat merajalela di Taiwan dan Filipina, penderita biasanya demam, sakit tenggorokan dan gejala lainnya.

Berbeda dengan cacar air, karena cacar air tidak tumbuh di telapak tangan atau kaki, tapi penyakit kaki, tangan dan mulut akan muncul di sekitar area tersebut, dan mudah menyebabkan ulserasi, serta rasa sakit yang tak tertahankan!

Untuk saat ini, flu Singapura atau penyakit tangan, mulut dan kaki ini tidak ada obatnya, namun dokter bisa mengurangi gejala tersebut pada pasien melalui obat-obatan.

Pasien biasanya akan sembuh dalam waktu 7-10 hari. Ibu Clarke yang melihat penderitaan anaknya sangat sedih, dia berharap semua orangtua mengetahui bagaimana mengatasi penyakit ini.

Ibu Clark juga menghimbau jangan sembarangan mengajak anak-anak yang sistem imunnya lemah ke tempat yang buruk sistem kebersihannya, atau tempat-tempat yang ramai, untuk menghindari rasa sakit pada anak!

Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi pada musim panas.

Penyakit ini merupakan penyakit umum atau biasa terjadi pada kelompok masyarakat yang padat dan menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun (kadang sampai 10 tahun).

Orang dewasa umumnya kebal terhadap enterovirus, kecuali bila daya tahan tubuhnya menurun.

Penularannya melalui kontak langsung dari orang ke orang yaitu melalui droplet, pilek, air liur, tinja, cairan dari vesikel atau ekskreta.

Penularan kontak tidak langsung melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi itu.

Tidak ada vektor tetapi ada pembawa seperti nyamuk atau lalat, jadi jagalah selalu kebersihan lingkungan. (jhn/rp)

goodtimes.my

Share

Video Popular