Erabaru.net. Aku punya teman baik sejak SMA. Setelah lulus sekolah kami tetap berhubungan, tapi ada satu hal yang membuatku sangat kesal.

Meski itu hanya sebuah hal kecil, tapi aku merasa bahwa dia tidak menghormati orang lain, bahkan sengaja memanfaatkan temannya untuk mendapatkan keuntungan, mekipun sangat kecil.

Kondisi ekonomiku lebih baik dari temanku, orangtuanya sebelum pensiun tidak memiliki pekerjaan yang stabil, hanya membuka sebuah toko kecil untuk mempertahankan kehidupan.

Sedangkan orangtuaku adalah mantan pejabat di pabrik, jadi setelah pensiun, kehidupan orangtuaku cukup stabil.

Ketika aku bekerja dan mendapat uang, setiap kali keluar aku mengajak temanku itu untuk makan, dan dulu saat dia punya uang lebih dan ekonomi keluarganya lebih stabil, dia juga terbiasa melakukan hal yang sama.

Suatu hari, ketika aku istirahat, dia menelepon, mengatakan bahwa dia sedang berjalan-jalan dengan seorang teman dan baru saja berjalan melewati tempat kerjaku, dia hendak mengajakku untuk makan.

Melihatnya yang sekarang sangat jarang mengajakku makan, dengan senang hati aku segera setuju. Lalu ak segera mempersiapkan diri untuk keluar, dia menyarankan untuk makan prasmanan di dekat tempat kerjaku saja, mengatakan makanannya lezat, dan dia sudah makan beberapa kali disana sebelumnya.

Segera, kami bertiga pergi ke restoran prasmanan. Aku melihat mereka berdua memegang piring untuk makan banyak makanan, dengan piring penuh, lalu aku bercanda mengatakan bahwa mereka harus makan seluruh makanan di restoran ini.

Share

Video Popular