Erabaru.net. Coba  simak tiga kejadian berikut ini.

Peristiwa 1:

Seorang eksekutif senior sebuah perusahaan, usia 33 tahun, gagah dan kaya raya, menikah dengan seorang putri dari group financial terkemuka.

Orangnya cantik dan cerdas, usia 28 tahun, memiliki sepasang anak kembar.

Dia sederhana, serius dan fokus dalam pekerjaan.

Motonya adalah: “Dimana ada kemauan di situ pasti ada jalan.”

Suatu malam, dia mengendarai Benz SL63 kesayangannya dan bertabrakan dengan sepeda motor di tengah rintik hujan gerimis.

Kedua belah pihak pun bertengkar hebat dan detik berikutnya dia ditikam hingga tewas oleh pemuda tanggung si pengendara motor itu.

ILUSTRASI. (weknowyourdreams.com/)

 

Peristiwa 2:

Seorang bunga kampus di sebuah universitas, usia 20 tahun, parasnya ayu dan langsing dengan tinggi badan 170 cm.

Karena pengaruh orangtuanya sejak kecil, sehingga ia pun sangat menguasai berbagai alat musik dan bahasa asing.

Senyumnya manis dan menggoda, anggun dan feminim.

Motonya adalah : “Jaga wajahmu ke sinar matahari dan kamu tidak akan melihat bayangan”

Suatu malam, seusai pesta ulang tahun, langit tampak mendung dan hujan, dia dan pacarnya bertengkar hebat, dan detik berikutnya dia pun melompat dari gedung, mengakhiri hidupnya.

ILUSTRASI. (adrants.com)

Peristiwa 3:

Seorang bos perusahaan terdaftar di bursa efek, usia 60 tahun, merintis karirnya dari nol, selalu lancar dalam berbisnis semasa muda, sehingga membangun kerajaan bisnis pribadi.

Dia mahir dengan Art of War-seni perang Sun-zi (baca sun ce), mahir dalam semua jenis investasi VC-Venture Capital.

Motonya adalah: “Pola pikir adalah fungsi terpenting dari seorang pemimpin atau pengusaha.”

Suatu malam, seusai konferensi video, di luar hujan gerimis, dia mengumpat seorang bawahannya sama bodohnya seperti babi.

Mendengar umpatan itu, bawahannya seketika mengambil asbak dan menghancurkan kepalanya juga menghancurkan bisnisnya.

ILUSTRASI. (cheatsheet.com)

Ketiga peristiwa singkat di atas sekilas tampak “tidak ada kaitannya” satu sama lain, tapi satu hal penting yang sama terletak pada waktu “tiga detik” itu.”

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular