- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Dia Menulis Surat Kepada Tuhan untuk Merawat Anjingnya yang Telah Mati, dan “Tuhan” Membalas Surat Itu!

Erabaru.net. Meskipun kita semua tahu bahwa pasti bukan Tuhan sendiri yang menulis balasan terhadap suratnya, namun apa yang dilakukan petugas kantor pos di kota tempat tinggal Meredith dan Abbey mungkin adalah hal paling indah, yang paling dekat dengan manusia, yang berperilaku seperti Dia.

[1]
(Foto: www.amomama.com)

Ceritanya begini, Meredith telah menangis berhari-hari karena dia merindukan anjingnya, Abbey, berusia 14 tahun, yang telah meninggal beberapa bulan lalu, rasa sakitnya sangat besar sehingga dia memutuskan untuk menulis surat kepada Tuhan, untuk merawat binatang itu saat dia sampai ke surga.

[2]
(Foto: www.amomama.com)

Gadis itu menulis secara langsung:

” Kepada Tuhan,

Bisakah Anda merawat anjing saya? Dia meninggal kemarin dan kini pasti sudah bersama Anda di surga. Saya sangat merindukannya. Saya senang Anda membiarkan dia bersama saya bahkan saat saya sakit.

Saya harap Anda mau bermain dengannya. Dia suka bermain dengan bola dan juga berenang. Saya mengirim fotonya jadi saat Anda melihatnya, Anda akan tahu dia adalah anjing saya. Saya merindukannya.

Dengan cinta, Meredith. ”

Setelah menulis surat dan memasukkannya ke dalam amplop, gadis itu meletakkan beberapa prangko di bagian depan dan mengirimkannya bersama ibunya ke kantor pos.

Beberapa hari kemudian, saat dia bertanya-tanya apakah Tuhan telah menerima surat itu dan ibunya mulai kehabisan jawaban, sebuah paket yang dibungkus kertas emas dikirim untuk nama gadis itu.

Paket itu berisi buku berjudul “Ketika binatang peliharaan mati,” serta sebuah surat yang ditulis untuk Meredith:

[3]
(Foto : fondos12.com)

“Dear Meredith,

Abbey sudah tiba di sini. Foto itu sangat membantu, saya langsung mengenalinya. Abbey tidak lagi sakit. Semangatmu masih hidup bersamanya. Dia senang menjadi hewan kesayanganmu.

Karena kita tidak membutuhkan tubuh di langit, jadi disini tidak ada saku untuk menyimpan foto kirimanmu, biar foto itu dikirim kembali kepadamu bersama buku kecil ini, sehingga kamu dapat menyimpannya, dan kamu memiliki sesuatu untuk selalu mengenangnya.

Terimakasih untuk surat yang indah ini. Saya mengirimkan berkah setiap hari dan ingat bahwa saya dan Abbey sangat mencintaimu. Omong-omong, saya ada dimanapun, dan selalu di sisimu.

Dengan cinta, Tuhan “. (asm/yant)

Sumber: perfecto.guru