Erabaru.net. Ketika lahir di Wichita, Kansas, Amerika Serikat pada 29 November 1942, bayi itu dinamai Stanley Ann Dunham oleh Stanley Armor Dunham dan Madelyn Lee Payne.

Stanley Ann Dunham adalah satu-satunya anak tunggal pasangan tersebut. Keluarga ini sejak awal adalah keluarga yang mempraktikkan sikap terbuka dan tidak seperti keluarga biasa lainnya.

Sumber : Good Times

Stanley Ann Dunham sejak saat itu dididik oleh orang tuanya dengan penekanan pada sains.

Ayahnya Stanley adalah seorang siswa cerdas yang pernah bertugas di Perang Dunia Kedua dan bekerja sebagai wiraniaga.

Sementara ibunya, Madelyn adalah seorang Wakil Presiden Bank of Hawaii, posisi berpangkat tinggi yang jarang dipegang oleh wanita di era itu.

Stanley Ann Dunham mewarisi kecerdasan orang tuanya. Sementara di sekolah, ia selalu menjadi siswa yang hebat.

Teman-temannya menganggap Stanley Ann sebagai siswa yang berpikiran matang melebihi waktunya.

Dia sangat berpengetahuan siapa yang tahu apa yang akan terjadi pada dunia lebih dari orang lain. Di era yang disukai pria, Stanley Ann lebih feminis.

Sumber : Good Times

Setelah keluarganya pindah ke Hawaii, Stanley Ann memasuki Universitas Hawaii menempuh studi antropologi pada usia 16 tahun.

Saat menghadiri kelas bahasa Rusia di universitas tersebut, Stanley Ann bertemu dengan seorang siswa cerdas dari beasiswa luar negeri yang disponsori oleh pemerintah Kenya dan jatuh cinta padanya.

Sumber : Good Times

Pada tahun 1961, mereka menikah meski ditolak kedua orang tuanya karena menikahi berbagai ras.

Stanley Ann hamil dan melahirkan putra tertuanya pada 4 Agustus 1961 saat usia 18 tahun.

Saat itu, Ann mengetahui bahwa suaminya telah menikah dan memiliki anak di Kenya.

Dia merasa tertipu dan hubungan mereka saat suami dan istri mulai memburuk.

Sumber : Good Times

Ann menempuh studi langsungnya di Universitas Hawaii untuk fokus pada melahirkan dan merawat anaknya sendiri. Suaminya ditawari tawaran untuk mengejar Economics di Harvard University dan memilih karir dan masa depannya daripada memprioritaskan Ann dan anaknya.

Sumber : Good Times

Saat anaknya yang berusia dua tahun, Ann memutuskan untuk menceraikan suaminya pada usianya 20 tahun.

Share

Video Popular