Ia tahu betapa ayahnya sangat menyayanginya, karena itu, ia berusaha semaksimal mungkin untuk membalas perhatian dan kasih sayang ayahnya.

Selama 3 tahun di bangku SMA, tidak peduli hari libur apa pun, ia selalu bangun pagi dan belajar hingga jam 12 malam.

Ia mengatakan, “Begitu teringat akan ayahnya, ia tak berani bermalas-malasan.”

Hingga akhirnya, usaha kerasnya membuahkan hasil, ia berhasil masuk ke Universitas Nasional Taiwan jurusan kedokteran dengan nilai yang sangat memuaskan.

Terkadang ia tidak tega melihat ayahnya yang selalu makan mie instan, ia meminta ayahnya agar jangan terlalu hemat!

Namun ayahnya hanya tersenyum sambil menjawab, “Ayah tidak apa-apa, yang penting kamu belajar saja dengan baik.”

Inilah wujud kasih sayang orangtua, demi anaknya, ia rela bersusah payah. Semoga anak-anak yang mendapatkan curahan kasih sayang dan perhatian orangtuanya tidak mengecewakan jerih payah mereka yang tulus tanpa pamrih.(jhn/yant)

Sumber: happytify.cc

Share

Video Popular