- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Dia Selalu Melihat “Ayahnya Makan Mie Instan”, Awalnya Ia Pikir Ayahnya Terlalu Sibuk, Tapi Ternyata…

Erabaru.net. Dengan skor nilai 471.2 poin, Xie Binggao yang berusia 18 tahun ini berhasil masuk ke Universitas Nasional Taiwan jurusan kedokteran. Jika melihat kebelakang, selain usaha kerasnya, dia juga tak lupa dengan dukungan ayahnya. Agar bisa membiayai sekolahnya, ayahnya hidupnya sangat berhemat, ia selalu hanya makan mie setiap hari.

[1]
(Foto : Apple Daily)

Saat berusia 2 tahun, orangtuanya bercerai, dan sejak itu ia hidup berdua dengan ayahnya. Namun, dia tak pernah tahu dengan persis pekerjaan ayahnya. Dia hanya tahu ayahnya selalu sibuk.

Selama usaha kerasnya untuk masuk perguruan tinggi, ia sering melihat ayahnya makan mie instan sendiri, ia mengira ayahnya terlalu sibuk hingga tidak ada waktu untuk makan yang sewajarnya.

Namun ia tak menyangka… ternyata semua ini untuk menghemat uang, agar dapat membiayainya les dan studinya.

Dengan sangat terharu, ia mengatakan, “Demi menghemat, ayah sering makan mie instan dua kali sehari, namun ia tidak pernah menghemat biaya belajarku.”

[2]

Ia tahu betapa ayahnya sangat menyayanginya, karena itu, ia berusaha semaksimal mungkin untuk membalas perhatian dan kasih sayang ayahnya.

Selama 3 tahun di bangku SMA, tidak peduli hari libur apa pun, ia selalu bangun pagi dan belajar hingga jam 12 malam.

Ia mengatakan, “Begitu teringat akan ayahnya, ia tak berani bermalas-malasan.”

Hingga akhirnya, usaha kerasnya membuahkan hasil, ia berhasil masuk ke Universitas Nasional Taiwan jurusan kedokteran dengan nilai yang sangat memuaskan.

[3]

Terkadang ia tidak tega melihat ayahnya yang selalu makan mie instan, ia meminta ayahnya agar jangan terlalu hemat!

Namun ayahnya hanya tersenyum sambil menjawab, “Ayah tidak apa-apa, yang penting kamu belajar saja dengan baik.”

Inilah wujud kasih sayang orangtua, demi anaknya, ia rela bersusah payah. Semoga anak-anak yang mendapatkan curahan kasih sayang dan perhatian orangtuanya tidak mengecewakan jerih payah mereka yang tulus tanpa pamrih.(jhn/yant)

Sumber: happytify.cc