Erabaru.net. Orang Jepang dikenal karena banyak hal, salah satunya adalah bagaimana mereka bekerja sangat keras. Namun, sikap ini membawa hal yang sangat negatif bahwa mereka diketahui meninggal karena terlalu kerja keras.

Laporan menunjukkan bahwa mereka bekerja lebih dari 80 jam dalam sebulan. Sudah menjadi normal di Jepang bahwa mereka memegang fenomena ini sebagai Karoshi.

Sebagai solusi untuk masalah ini, sebuah perusahaan keamanan kantor telah menawarkan langkah inovatif.

Perusahaan tersebut mengatakan untuk menguji drone memastikan karyawan pulang ke rumah dan tidak menghabiskan berjam-jam di kantor.

Idenya sangat mudah; Pesawat tak berawak akan diterbangkan melalui gedung perkantoran setelah jam kerja selesai dan memutar musik yang keras agar mereka segera pulang.

Namun, pesawat tak berawak ini bukan solusi nyata untuk masalah ini.

Menurut BBC, masalah sebenarnya adalah budaya kerja di Jepang, yang memaksa pekerja untuk bekerja pada tingkat yang membuat mereka depresi.

Meminta mereka segera pulang tidak menjamin mereka berhenti bekerja. Dengan teknologi mutakhir, karyawan dapat melanjutkan pekerjaan mereka dari rumah sampai larut malam.

Di Jepang, konsep gaya kerja dan keseimbangan hidup tidak normal. Jadi, masalah ini sebenarnya harus dipecahkan terlebih dahulu.

Seijiro Takeshita, seorang profesor manajemen dan informasi di Universitas Shizuoka mengatakan kepada BBC:

“Dron ini tidak akan memecahkan masalah. Perusahaan menggunakannya sehingga terlihat seolah-olah mereka mencari langkah-langkah untuk mengatasi fenomena ini, meski tidak membantu. Memberikan kesadaran itu penting, tapi penggunaan drone ini nampaknya sangat salah menurut pendapat saya. “(yant)

Sumber: erabaru.my

Share

Video Popular