- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Guru Wanita dengan Gigih dan Sabar Bersepeda Motor Sejauh 40 km Setiap Hari untuk Mengajar di Sekolah Dasar

Erabaru.net. Dia berkorban begitu banyak hanya untuk memastikan anak-anak ini mendapatkan pendidikan yang layak untuk mereka.

Saat ini, pendidikan dianggap remeh. Anak-anak pergi ke sekolah hanya karena mereka harus, bukan karena mereka ingin belajar.

Beberapa guru bertindak dengan cara yang sama, tanpa memikirkan dampaknya terhadap siswa.

Tapi jika kita benar-benar memikirkannya, tidak akan ada para ahli tanpa guru.

Guru tidak hanya mengajarkan kita pelajaran, tapi juga membimbing dan mengajarkan kita hal yang paling penting dalam hidup. Tanpa guru, apa jadinya dunia kita?

[1]
Youtube

Maricris Llaguno yang berusia 23 tahun adalah seorang guru di Sekolah Dasar San Jose, dan dia telah mengispirasi banyak guru di luar sana dengan ceritanya.

Dia bangun pagi-pagi sekali hanya untuk mengendarai motornya sejauh 20 km hanya untuk sampai ke sekolah tersebut.

[2]
Youtube

Perjalanan yang jauh bisa sangat melelahkan, tapi melihat wajah anak-anak yang menunggunya membuat hidupnya lebih indah.

[3]
Youtube

Saat hari berakhir, dia harus menempuh perjalanan yang sama dan pulang di saat waktunya untuk tidur.

Menurutnya, dia harus melewati 20 desa, jembatan kayu membentang di atas air. Rupanya, sebelum ada jembatan kayu, dia harus menyeberangi sungai dengan perahu kecil.

[4]
Youtube

Dengan menunjukkan kepada anak-anak bagaimana dia mengorbankan banyak hal hanya untuk memberi mereka pendidikan yang baik, anak-anak mengerti bahwa setiap pengorbanan akan mendapatkan penghargaan.

Sementara banyak siswa dan guru di seluruh dunia memiliki kelas yang nyaman dan fasilitas yang memadai, Maricris dan murid-muridnya menikmati kesederhanaan membaca buku bersama.

[5]
Youtube

Maricris juga seorang guru multi-kelas, bahkan mengajar dua kelas secara bersamaan.

Dia kadang meninggalkan satu kelas ke “guru kecil,” yang lebih mahir membaca dibandingkan yang lain.

Menurut situs Definitely Filipino, Guru Maricris sudah hampir tiga tahun mengajar, memulai karirnya setelah lulus dari Universitas Bicol pada tahun 2014.

(latifah/rp)