Erabaru.net. Banyak orang yang selalu mengeluh dalam hidupnya mengapa Tuhan tidak menganugrahinya kekayaan sejak lahir, atau memberinya nasib yang bagus.

Tapi sebenarnya Tuhan itu Maha Adil, Dia memberi sesuatu yang sama pada setiap umatNya, hanya saja ada beberapa hal yang sudah tersedia, dan beberapanya yang harus digali sendiri.

Mudah-mudahan anda bisa lega sejenak dengan keadaan sekarang setelah menyimak kisah cerita berikut ini.

Dia adalah seniman muda yang malang dan kesepian, demi menggapai impiannya, dia datang ke Kansas City untuk mencari nafkah.

Kegagalannya saat melamar pekerjaan membuatnya merasakan kesulitan hidup pada awalnya. Belakangan, dia melukis untuk gereja.

Karena tidak mampu menyewa studio, sehingga terpaksa meminjam garasi milik sebuah keluarga yang tidak dipakai lagi.

Di sinilah dia bekerja hingga larut malam di garasi yang dipenuhi dengan bau gas ini.

Tapi yang menyebalkan dia selalu mendengar suara cicit tikus yang melompat-lompat di lantai saat mematikan lampu dan hendak tidur.

Suatu hari, pelukis yang lelah itu melihat sepasang bola mata kecil yang berkilauan di bawah cahaya redup, ternyata seekor tikus kecil.

Tikus kecil ini terlihat melakukan gerakan bervariasi di lantai seakan-akan sedang berakrobat.

ILUSTRASI. (imgur.com)

Dan sebagai satu-satunya penonton, sang pelukis memberi remah roti pada tikus kecil itu.

Sejak saat itu, ia menjalin persahabatan dan kepercayaan satu sama lain dengan si tikus dan tidak pernah menyakitinya.

ILUSTRASI. (nationalpostcom)

Tak lama setelah itu, sang pelukis meninggalkan Kansas City dan direkomedasikan ke Hollywood untuk membuat kartun animasi bertema hewan.

Sayangnya, lagi-lagi ia gagal, dan tidak punya sepeserpun saking miskinnya. Dia pun mulai meragukan bakatnya, dan memikirkan jalan keluarnya.

Akhirnya pada suatu malam, tiba-tiba dia teringat dengan tikus yang melompat-lompat di atas papan gambarnya, lalu dia bangkit dari tidurnya dan menyalakan lampu kemudian memggambar aneka rupa atau pose tikus.

Dan figur kartun bertema hewan yang paling digemari, yakni Mickey Mouse akhirnya menghiasi layar TV di dunia hingga saat ini.

Pelukisnya adalah salah satu tokoh paling terkenal di Amerika Serikat – Bapak Walt Disney. Mickey Mouse hasil karyanya terkenal di seluruh pelosok dunia.

ILUSTRASI. (amazonaws.com)

Tidak ada yang menyangka, saat kemiskinan menghimpitnya, tikus kecil yang merayap ke atas papan lukisnya itu bisa membuatnya terkenal di seluruh dunia.

Walt Disney kemudian mengatakan bahwa garasi yang dipenuhi dengan bau gas di Kansas City itu bernilai setidaknya satu juta dolar AS atau sekitar 13.5 miliar rupiah.

Padahal tidak ada apa-apa di sana, hanya ada seekor tikus, dan itu adalah pemberian Tuhan untuknya. Tuhan tidak akan memberi terlalu banyak kepada siapa pun.

Jika Tuhan memberi Anda sekop, maka dipastikan ada harta di bawah telapak kaki Anda, dan Tuhan hanya memberi seekor tikus Walt Disney, tapi kemudian tak ternilai harganya.

Jadi janganlah selalu mengeluh, tapi gunakan sumber yang tersedia untuk menggalinya, pasti akan ada hasil yang tak terduga menanti Anda. Selamat menggali masa depan yang gemilang. (jhn/rp)

son.cadeao.com

Share

Video Popular