- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Misteri ‘Kerangka Dinosaurus’ yang Sebagian Diawetkan Ditemukan di Bekas Stasiun Kereta Bawah Tanah Masih Ada Daging di Tulang Belulangnya

Erabaru.net. Dinosaurus non-unggas terakhir telah punah selama kurang lebih 65 juta tahun yang lalu, sehingga setiap jenis kerangka dinosaurus yang diawetkan – tidak termasuk tulang belulangnya – dianggap sebagai fenomena yang tidak mungkin secara ilmiah oleh semua pihak.

Tetap saja, sulit untuk menjelaskan kerangka hasil penemuan terbaru di India ini sebagai hewan lain kecuali seekor dinosaurus.

Di kota kecil Jaspur, India, seorang teknisi listrik sedang membersihkan bekas sebuah stasiun kereta bawah tanah saat ia menemukan kerangka hewan yang sebagian diawetkan.

[1]
(Foto : Video Screenshot | DailyMail)
[2]

(Foto : Video Screenshot | DailyMail)

Hal itu tampaknya tidak mungkin, tapi hewan itu terlihat sangat mirip dengan spesies dinosaurus yang telah punah. Kerangka hewan ini tidak memiliki kesamaan nyata dengan jenis hewan lainnya, terutama yang berjalan di atas Bumi saat ini.

Dengan ukuran panjangnya sekitar 28 sentimeter, makhluk itu tampaknya lebih banyak berjalan dengan menggunakan kaki belakang, dengan bentuk tubuh yang menyerupai dromaeosaurus atau deinonychus.

Masalahnya, tentu saja, kedua makhluk itu hidup jauh bahkan sebelum kepunahan dinosaurus secara massal.

Dromaeosaurus, yang sebagian besar berkeliaran di utara Amerika Selatan dan di Provinsi Alberta, Kanada, hidup lebih dari 70 juta tahun yang lalu – dan deinonychus, bahkan lebih tua, diperkirakan hidup sekitar 100 juta tahun yang lampau.

[3]
(Foto : Wikimedia | Fred Wierum)

 

[4]
(Foto : Wikimedia | Michal Maňas)

Dinosaurus itu juga lebih besar secara signifikan daripada kerangka dari stasiun bawah tanah misterius tersebut dan tidak tinggal dekat dengan India karena sepupunya berasal dari Mongolia yang jauh, velociprator.

[5]
(Foto : Getty Images |Leonello Calvetti

Para ilmuwan sibuk bekerja untuk mencari tahu kemungkinan jenis makhluk tersebut, walaupun sejauh ini sangat sulit dijelaskan.

Salah satu perkiraan adalah kerangka tersebut adalah hewan modern yang lebih terkenal, misalnya saja seekor kambing.

Kerangka yang dimaksud, dibandingkan sebagai dinosaurus secara misterius, kemungkinan lebih besar adalah seekor kambing yang bermutasi secara genetis atau hewan berkaki empat lainnya, yang mati saat bayi karena mutasi genetika yang mengakibatkan bentuk dan rupa tubuh yang ditemukan.

Komunitas ilmiah menahan diri untuk menunjukkan jawaban konkret sampai beberapa pengujian selesai dilakukan, namun sulit untuk menahan keingintahuan atas makhluk tersebut.

Tanpa adanya dinosaurus yang diawetkan, yang ditemukan sedemikian rupa sehingga tidak berada dalam keadaan menjadi fosil, hal ini bisa menjadi sebuah terobosan jika memang ada sesuatu yang berasal dari masa lampau.

Saat ini , hal tersebut hanyalah misteri yang menakjubkan.(iin/yant)

Sumber: ntd.tv