Dalam film dokumenter “Phone of the Wind: Whispers to Lost Families,” yang dibuat oleh jaringan penyiaran nasional Jepang, NHK, Sazaki menjelaskan asal usul proyek tersebut.

“Karena pikiran saya tidak bisa disampaikan lewat suatu jaringan kawat biasa, saya ingin mereka terbawa angin,” katanya.

Sejauh ini, sudah lebih dari 10.000 orang yang sudah menggunakan bilik telepon itu untuk berkomunikasi dengan sanak keluarga mereka yang telah meninggal.

Mereka yang pergi ke sana sudah pasti tidak akan mendapatkan jawaban dari sisi alam lain, tapi mereka bisa merasa seidkit lega, mengetahui bahwa mereka memiliki tempat yang hening di taman damai yang luar biasa, dimana mereka bisa mengirim pesan kepada orang yang mereka cintai yang sudah tidak dapat mereka temui lagi.(asm/yant)

Sumber: fabbiosa.com

Share

Video Popular