Erabaru.net. Make-up adalah koleksi mewah untuk penggemar kosmetik. Pewarna mata, bedak dasar, blush, lipstik multi-brand dan sebagainya merupakan salah satu alat make-up wajib untuk meningkatkan kecantikan alami wanita.

Salah satu tempat yang mengkhususkan diri dalam bisnis make-up yang terkenal adalah Sephora.

Sephora, semua wanita pasti sudah membayangkan suasana indah yang penuh dengan make-up. Hal ini juga dianggap sebagai ‘surga dunia’ bagi perempuan.

Namun, baru-baru ini, ada sebuah gambar yang menunjukkan kosmetik Sephora yang benar-benar dihancurkan oleh tindakan anak-anak. Hal ini membuat pelanggan Sephora histeris!

Selanjutnya, kerusakan tersebut telah menyebabkan Sephora di Augusta, Georgia mengalami kerugian sebesar lebih dari Rp. 17 juta.

Internet

Pertanyaannya adalah, siapa yang salah? Kita semua tahu anak-anak akan menjadi nakal tanpa mereka tahu bahwa tindakan semacam itu bisa menyebabkan kemarahan orang lain.

Tanpa pengawasan dari orang dewasa, anak-anak yang terlibat dalam insiden tersebut mungkin tertarik pada warna eye shadow dan kemudian merusaknya.

Oleh karena itu, seorang ahli kecantikan bernama Brittney Nelson telah mengupload gambar 52 alis Make Up For Ever yang rusak dan telah tampil untuk menyuarakan pandangannya mengenai masalah ini.

Make up Forever brand eyeshadight  telah hancur semalam (11/11) karena anak kecil. Saya yakin anak itu mengira itu seperti cat tangan dan tidak menyadari kenakalannya sendiri. ”

“Puluhan produk telah rusak, membuat pelanggan Sephora marah. Ibu, tolong jangan bawa anak Anda saat membeli kosmetik. Ini tidak menyenangkan untuk Anda … atau mereka … atau produk mahal itu. ”

Internet

“Saya dan Anna Heath hampir pingsan setelah melihat kekejaman ini. Saya juga sering membawa anak saya Allie ke banyak toko make up tapi saya menetapkan aturan ‘tangan di saku’ untuknya. Selain itu, saya juga menetapkan aturan 10 menit untuk diri saya sendiri. Hal ini sangat membantu. Jadi, jika Anda harus membawa anak-anak ke toko make-up, saya sarankan Anda untuk mencoba peraturannya.”

Sampai saat ini, pos tersebut mencapai 5.600 jumlah ‘suka’ di Facebook dan membuat netizen tersebut memberi kesalahan pada ibu kepada anak tersebut.

Jika si ibu tidak membiarkan anak-anak tinggal di sekitar toko yang tidak dijaga, hal semacam ini tentu tidak akan terjadi.

Ada juga beberapa netizens yang mendukung ibu dan negara yang terkadang anak-anak bisa sulit ditangani.

Hal-hal bisa terjadi saat Anda bolak-balik dan melihat kerusakan yang telah dilakukan anak-anak Anda.

Sebagai kesimpulan, buatlah acara itu pelajaran di masa depan. Awasi gerakan dan perilaku anak kecil saat berada di keramaian.

Jangan hanya melihat dan membiarkan anak anda. Saran dan ingatkan mereka akan hal-hal baik dan buruk. (rp)

erabaru.com.my

Share

Video Popular