Erabaru.net. Dia menyadari bahwa wajah anak laki-laki itu ketakutan saat memasuki bus, dan dia tidak mengenakan sepatu ataupun sandal untuk melindungi kakinya.

Di Filipina, adalah umum untuk melihat anak-anak menjual apa pun yang mereka bisa, di jalanan.

Karena kemiskinan, mereka terpaksa membantu orang tua mereka menghasilkan uang demi kelangsungan hidup keluarga.

Sementara anak-anak lain menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga dan teman sekelas, beberapa anak lain harus menghadapi berbagai jenis bahaya serta kekerasan di jalanan.

Internet

Pengguna Facebook Mary Joy Bernal Reyes selalu menyukai anak-anak, dan sangat menyedihkan baginya untuk melihat seorang anak laki-laki menjual telur puyuh di bus.

Lebih buruk lagi, anak itu tidak memiliki perlindungan untuk kakinya karena dia bertelanjang kaki.

Dia juga memperhatikan bahwa anak laki-laki itu wajahnya ketakutan saat memasuki bus.

Internet

Alih-alih menawarkan telur puyuhnya ke para penumpang, Reyes menyadari bahwa dia bergegas menuju bagian belakang bus.

Ketika anak laki-laki itu hendak turun, Reyes berhasil memanggilnya dan bertanya apa yang dia jual.

Anak laki-laki itu jelas-jelas sangat terburu-buru sehingga tidak segera menjawab pertanyaannya.

Setelah beberapa saat, dia memberi tahu Reyes bahwa setiap kantong berharga 15 Peso. Alih-alih membeli, Reyes justru memberinya uang.

Saat anak laki-laki itu hendak turun, dia menoleh ke Reyes dan berkata “Terima kasih.”

Internet

Reyes kemudian menyadari bahwa dia juga harus turun. Begitu turun dari bus, dia memanggil anak laki-laki itu dan bertanya mengapa dia tidak punya sandal.

Anak laki-laki itu kemudian mengatakan kepadanya bahwa beberapa “anak preman jalanan” mengejar dia, oleh karena itu dia terlihat ketakutan saat memasuki bus.

Menurut anak kecil itu, dia sangat ketakutan atas keselamatannya sendiri.

Internet

Reyes menawarkan untuk memberi sepasang sandal yang sedang dia pakai bersamanya, tapi ternyata terlalu kecil. Dia kemudian memberinya uang untuk membeli sepasang.

Dia sangat menyukai anak laki-laki itu sehingga dia ingin mentraktirnya makan, tapi dia harus pergi ke suatu tempat pada saat itu.

Yang bisa dilakukannya hanyalah berharap bisa bertemu dengan anak laki-laki itu beberapa waktu lagi, agar mereka bisa menikmati makanan bersama. (asmanih/rp)

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular