- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Karyawan yang Ceroboh ini Keliru Mencetak Harga Produk Seharga Jutaan Menjadi Rp. 100 Ribu! Bos Rugi Besar! Ini Tanggapannya

Erabaru.net. Setiap orang pasti tak luput dari kesalahan, tapi konsekuensi dari kesalahan yang besar terkadang tidak bisa dibayangkan.

Karena kelalaian karyawan yang keliru mencetak harga jual suatu produk yang harganya lebih dari Rp. 2 juta menjadi Rp. 100 ribu, sehinga banyak yang memesan, akibatnya platform belanja online produk bayi ini pun rugi besar.

[1]
Internet

▼ Toko online yang menjual produk bayi ini terletak di Miao Li County, Taiwan. Toko ini menjual barangnya secara online disamping toko fisik.

[2]
Internet

▼ 8 Juli lalu, karena kelalaian karyawan yang keliru mencetak harga produk mandi bayi impor – Jerman “Bubchen” seharga 1049 yuan atau sekitar Rp. 2.1 juta menjadi Rp. 100 ribu, sehingga dalam waktu singkat banyak yang memesan produk itu,.

Total ada lebih dari 760 pesanan hanya dalam tempo satu jam, atau ribuan set produk kebutuhan bayi impor- Bubchen, Jerman.

Saat itu, karyawan toko melihat ledakan pesanan yang masuk dan baru sadar ternyata harga produknya salah cetak, dan ia pun segera menghentikan pesanan.

Dia kemudian meminta maaf dengan mengirim email atau via telepon kepada setiap pelanggannya masing-masing.

Sampai pada 9 Juli malam, sudah 491 pesanan yang dibatalkan, sementara 369 sisanya atau lebih dari 5.000 set produk perlu dikoordinasikan lebih lanjut..

[3]
Internet

▼ Sehubungan dengan kejadian ini, bos toko online tersebut mengatakan bahwa atasan ikut bertanggung jawab atas kesalahan karyawan, jadi ia tidak akan meminta pertanggungjawaban karyawan atas kesalahan itu.

Sementara itu, pihak toko akan mengirim voucher belanja sebagai kompensasi kepada mereka yang bersedia membatalkan pesanannya.

Sedangkan jika koordinasi gagal dengan sejumlah besar pelanggan lain yang tidak mau membatalkan pesanannya, maka pihak toko akan mengajukan arbitrase, yakni proses akomodasi yang dilakukan dengan menghadirkan pihak ketiga sebagai penengah pertikaian diantara kedua belah pihak yang bersengketa.

[4]
Internet

▼ Banyak netizen yang tersentuh dengan sikap karyawan yang bertanggung jawab. Dia bersedia menghubungi satu persatu pelanggannya untuk meminta maaf, dan pimpinan memberikan kupon diskon sebagai bentuk kompensasi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

[5]
Internet

Tampaknya cara ini perlu dicontoh oleh pengusaha lain.

“Sepertinya produk mandi ini tetap tidak bisa membersihkan ketamakan manusia,”tulis netizen.

Karena kesalahan karyawan yang tidak disengaja, sehingga banyak pesanan yang mengalir, meski tidak salah berharap mendapatkan barang berkualitas dengan harga murah meriah, namun, ini juga tidak baik dengan memanfaatkan kesalahan orang lain.

Bahkan sangat terlalu jika tetap ngotot meminta mereka mengirim pesanan. Semoga masalah itu tidak akan memunculkan masalah lain lagi. (jhn/rp)

goodtimes.my