- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Seorang Pria Memiliki 39 Istri dan 94 Anak Tetapi Belum Akan Berhenti Menikah, Dia Memiliki 180 Anggota Keluarga yang Hidup Harmonis di Rumah yang Sama

Erabaru.net. Keluarga Ziona Chana yang tinggal di India sangatlah istimewa. Dia memiliki 39 istri, 94 anak, 14 anak perempuan dan 33 cucu yang tinggal di sebuah rumah berlantai empat dengan memiliki 100 kamar di daerah Baktawng, Mizoram. Semua istri-istrinya tidur di sebuah ruangan besar dan menganggap dirinya sebagai orang yang sangat beruntung.

[1]

Chana mengatakan bahwa dia merasa terhormat menjadi suami dari 39 wanita dan pemilik keluarga terbesar di dunia. Terkadang, dia juga menikahi wanita miskin untuk melindungi dan menafkahinya.

Istri pertamanya, Zathiangi, 71, bertugas untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, membersihkan rumah, mencuci pakaian dan menyiapkan makanan.

Setiap kali makanan disajikan, keluarga ini membutuhkan sekitar 30 ekor ayam, 60 kilo kentang dan 100 kilogram beras.

Dimana anak laki-laki bertugas untuk memelihara ternak. Keluarga Chana sudah seperti sebuah masyarakat mandiri kecil.

[2]

Bangunan rumah keluarga ini juga memiliki sekolah sendiri, taman bermain, kebun sayur … untuk memenuhi kebutuhan seluruh keluarga.

[3]

Chana bahkan menikahi 10 wanita dalam setahun. Dia berada di sebuah kamar pribadi dimana para istrinya tidur di kamarnya.

“Kami tinggal di dekatnya karena dia adalah orang yang paling penting di keluarga ini dan paling tampan di desa ini,” kata Rinkmini, 35, salah satu istrinya.

[4]

Rinkmini juga ingat ketika 18 tahun yang lalu, di suatu pagi dia sedang berjalan di desa itu dan saat itu Chana melihatnya. Lalu dia menulis surat kepadanya.

[5]

Huntharnghanki, istri lain dari Chana, mengatakan bahwa kehidupan keluarganya sangatlah harmonis dan mereka hidup berdasarkan cinta dan rasa saling menghormati.

[6]

Chana adalah seorang pria yang melakukan poligami di India. Dia bilang dia masih akan menikah dengan istri baru.

Salah satu anak laki-laki Chana mengatakan bahwa ayahnya menikahi perempuan miskin di desa tersebut untuk merawat mereka.(lat/yant)

Sumber: ins.dkn.tv