Erabaru.net. Dari zaman kuno sampai sekarang selalu terdengar pepatah lama yang mengatakan, bahwa hanya cinta kasih ibu yang terbesar di dunia, jasa ibu jauh lebih besar dari apa pun, karena hanya kasih ibu yang akan memberikan segalanya untuk anaknya (termasuk nyawanya sendiri).

Masih hangat dalam benak saat tim penyelamat gempa menemukan banyak ibu yang mendekap anaknya dalam pelukan pasca gempa dahsyat di Sichuan, Tiongkok. Sementara dirinya tewas ditimpa reruntuhan bangunan.

Banyak kisah menyentuh yang membuat orang-orang menitikkan air mata, demikian juga dengan cinta kasih ibu (induk) dari seekor hewan ini.

Pada kesempatan ini, redaksi akan mengangkat sebuah kisah singkat yang mengharukan tentang kasih seekor induk anjing pada anaknya.

Sebuah kecelakaan tragis terjadi di jalanan ketika seekor anjing liar mengiring anaknya menyeberangi jalan untuk mengais makanan di antara tumpukan sampah.

Namun malang, anak anjing itu tertabrak dan terseret sebuah motor roda tiga.

Internet

Sementara pengendaranya, entah karena memang tidak menyadarinya atau memang sengaja, langsung pergi begitu saja tanpa ada niat untuk berhenti sejenak melihat apa yang terjadi.

Induk anjing yang melihat itu pun bergegas mengejar motor roda tiga itu sambil terus menggonggong, seolah mengatakan sesuatu.

Namun, anak anjing itu telah tewas di tempat, induk anjing terus mengejar sepeda roda tiga itu hingga 1 km jauhnya, tapi sia-sia.

Sepeda roda tiga itu telah menderu jauh, dan ia hanya bisa terus menggonggong sambil memandangi motor roda tiga yang semakin menjauh.

Lalu dengan sedih induk anjing itu kembali ke sisi anaknya yang sudah mati tergeletak di tanah.

Internet

 

Dia terus menjilati darah segar di sekujur tubuh anaknya, dan terdengar erangan pilu yang menyedihkan, seakan-akan membangunkan anaknya, namun, anaknya tidak akan pernah bisa bangkit kembali.

Melihat tidak ada reaksi apa pun, ia pun menggondol anaknya dan dibawa ke atas rerumputan.

Internet

Dia mendekap anaknya dan dengan hati-hati merebahkan tubuhnya ke sisi anaknya, memberi kehangatan terakhir untuknya.

Banyak pejalan kaki yang kebetulan lewat menghentikan langkahnya sejenak dan tak tahan menitikkan air mata melihat pemandangan tragis yang mengharukan itu.

Tak disangka, hewan seperti anjing juga memiliki kasih sayang yang kental layaknya manusia terhadap anaknya.

Anjing yang malang, tapi inilah roda kehidupan selaksa makhluk hidup di muka bumi yang terus berputar sampai ajal menjemput bila tiba saatnya. (jhn/rp)

ifuun.com

Share

Video Popular