Erabaru.net. Loan adalah seorang wanita tua yang malang. Sepanjang hidupnya dia bekerja keras sebagai pilar keluarga sambil merawat orang tuanya beserta dua adiknya yang masih kecil.

Ketika orangtuanya meninggal, sudah terlambat baginya untuk menikah, tidak ada yang mau menikahinya karena usianya sudah terlalu tua.

Belakangan, kedua adiknya yang telah dewasa juga pergi ke kota untuk dinikahi, kemudian kehidupannya menjadi semakin sepi dan juga sulit.

Dia menjalani kehidupan yang sepi, tetangga-tetangganya mencintainya, kadang-kadang mereka juga datang ke rumah untuk menemaninya sebentar, tapi mereka tahu tidak ada yang bisa menggantikan keluarga.

Internet

Loan memang miskin tapi dia hanya perlu memenuhi kebutuhan satu orang saja, yakni dirinya sendiri, jadi dia merasa mampu untuk merawat satu orang anak.

Dia memutuskan untuk mengadopsi seorang anak. Setelah berusaha mencari kesana kemari dan mengatakan niatnya, ternyata hanya ada satu anak yang bisa dia adopsi, seorang anak perempuan kecil yang sakit-sakitan dan hampir dibuang oleh keluarganya.

Semula dia ragu dan tetangga-tetangganya juga menyarankan untuk tidak mengadopsi anak itu, karena anak yang sakit-sakitan hanya akan menjadi beban nantinya.

Tapi dia tidak peduli dan tetap memutuskan untuk merawat anak itu.

Anak itu menjadi satu-satunya kerabatnya di rumah. Putrinya sangat sopan padanya, juga sangat rajin untuk membantu pekerjaan rumah tangganya.

Tahun-tahun berlalu, saat tumbuh, dia tidak ingin lagi tinggal di pedesaan, jadi ketika baru berusia 20 tahun, dia membawa ransel ke kota untuk mencari pekerjaan.

Setelah putrinya pergi, sekali lagi dia hidup dalam kesepian. Hari itu seorang peramal pergi ke desa, melihat dia duduk sendirian di atas tikar bambu di halaman, dia mendekatinya dan menawarkan untuk meramalnya.

Dia mengatakan, “Kamu adalah orang yang sangat beruntung, di hari tua kamu akan dirawat oleh seorang anak laki-laki yang sangat berbakti, itu karena kamu pernah menyelamatkan nyawa seorang anak kecil dan merawatnya.”

Loan tertawa, lalu memberitahu peramal tersebut, “Aku tidak punya anak laki-laki, hanya punya satu anak angkat, dan itu pun anak perempuan, aku sudah tidak mungkin mengangkat anak lagi, aku sudah terlalu tua.”

Internet

Setelah mempertanyakan tanggal dan waktu kelahiran, dia menghitung lagi dan berkata, “Aku tidak mungkin salah hitung, pasti benar, di hari tua kamu akan dirawat oleh seorang anak laki-laki yang sangat berbakti, semua adalah balasan kebaikan karena kamu telah menolong anak itu di waktu kecil.”

Akhirnya Loan tidak berbicara lagi dan menganggap bahwa peramal itu pasti salah atau mungkin dia adalah penipu.

Share

Video Popular