“Kesembuhan Ajaib,” Bagaimana Seorang Ahli Jantung Bangkit Kembali dari Pintu Kematian

434
Internet

Erabaru.net. Le Thi Thanh Thai baru berumur 13 tahun ketika dia mendapati dirinya menderita penyakit jantung.

Untuk memahami penyakitnya dengan lebih baik dan untuk membantu orang lain dalam situasi yang sama, dia mengejar karir sebagai ahli jantung dan kemudian menjadi kepala departemen kardiologi di Rumah Sakit Cho Ray, salah satu rumah sakit terbesar di Vietnam.

Dia juga mendirikan Masyarakat Kardiologi Vietnam dan merupakan anggota Masyarakat Kardiologi Asia-Pasifik. Selama 50 tahun karirnya, dia telah melatih banyak ahli kardiologi dan menulis banyak artikel ilmiah mengenai topiknya.

Dr. Le Thi Thanh Thai, mantan kepala departemen kardiologi di Rumah Sakit Cho Ray, salah satu rumah sakit terbesar di Vietnam.

Internet

Namun, terlepas dari pengetahuan medisnya dan banyak prestasinya, setelah tahun-tahun berlalu, penyakit jantung Thanh Thai berkembang, dan akhirnya dia menjalani operasi.

Sayangnya, itu tidak berjalan dengan baik. Prognosasnya buruk sekali, dan dia pulang ke rumah untuk menunggu kematian.

Yang semakin menambah penderitaannya, suami tercintanya meninggal tiba-tiba pada saat itu, meninggalkan Thanh Thai yang benar-benar hancur.

Dia menderita sakit fisik dan emosional, dan dia hanya bisa berbaring di tempat tidur, menunggu untuk menyatukannya kembali di dunia berikutnya.

Rumah Sakit Cho Ray, tempat Dr. Le Thi Thanh Thai bekerja selama bertahun-tahun, selalu sibuk dengan pasien.

Internet

Tapi saat sepertinya tidak ada harapan, secercah harapan muncul. Thanh Thai menemukan cara untuk menyelamatkan hidupnya  dan itu tidak melalui intervensi medis.

Kesempatan Kedua dalam Hidup

Teman dan rekan kerja Dr. Thanh Thai, Dr. Thu, seorang konsultan khusus dengan pengalaman bertahun-tahun dalam ilmu kedokteran, bertanggung jawab atas layanan medis untuk keluarga kerajaan Kamboja dan pemerintah, dan selama 22 tahun dia bekerja antara Kamboja dan Vietnam.

Suatu hari, Thu mengatakan kepada Thanh Thai tentang latihan perbaikan diri tradisional dari Tiongkok yang disebut Falun Dafa, atau Falun Gong.

Dia mengatakan bahwa latihan ini secara ajaib telah menyembuhkan masalah kesehatannya.

Selama lebih dari 20 tahun, Thu menderita penyakit neurologis (kelainan saraf). Selain itu, dia menderita radang sendi, yang menyebabkan rasa sakit lutut yang tidak nyaman dan mencegahnya untuk bisa menekuk kakinya atau berdiri terlalu lama.

Namun, setelah dua bulan berlatih Falun Dafa dan belajar Zhuan Falun, buku ajaran utama latihan ini, Thu kembali pulih.

Dia juga mampu melakukan semua lima perangkat latihan Falun Dafa tanpa masalah, meskipun latihan itu meliputi berdiri diam dan juga bermeditasi dalam posisi sila ganda.