Memorabilia yang keren di dinding membantu menenangkan anak autis, demikian menurut Jakob. (Foto : Franz Jakob)

Menurut Jakob, ada permintaan tertentu untuk hal-hal yang menyangkut Wyatt. Anak laki-laki itu akan berkeliaran di sekitar tempat pangkas rambut itu dan sesekali berbaring hingga harus diikuti oleh Jakob, memotong rambut mengikuti keinginannya.

Pemotong rambut berusia 45 tahun itu juga melayani para pelanggan yang sakit parah, yang ingin rambutnya dipotong untuk terakhir kalinya.

“Pertama kali ada orang yang dibawa menemui saya adalah salah seorang dari teman-temannya yang berada di saat-saat terakhirnya, dan pria itu ingin dicukur dan rambutnya dipotong,” kata Jakob.

“Saat itu menjadi sangat emosional, dan saya bilang saya akan melakukannya lagi. Saya merasa sangat bangga melakukannya. Itu sungguh sebuah kehormatan. Kami mendengarkan beberapa lagu Hank Williams, dan kami bercukur seperti orang-orang zaman dulu.”

Jakob telah memotong rambut sejak usia 12 tahun. Dulu dia mengenakan biaya 5 dollar Amerika untuk merapikan rambut saat makan siang di SMA; Sekarang ia melihat dirinya sebagai pemimpin masyarakat.

“Ada antrian di depan pintu saya setiap pagi,” kata Jakob. “Orang-orang menyetir hingga tiga atau empat jam ke sini, saya sangat bangga dengan apa yang saya lakukan di komunitas saya.”(iin/yant)

Sumber: today.com

Share

Video Popular