- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Dua Makam Kuno Berusia 3.500 Tahun yang Belum Dijelajahi di Luxor Mesir Mengungkap Adanya Mumi dan Artefak

Erabaru.net. Identitas mumi tersebut belum diumumkan, namun telah dikonfirmasi bahwa telah ditemukan di tepi barat Sungai Nil sebuah makam untuk para bangsawan.

Sementara para ilmuwan mengatakan bahwa tidak ada lagi bagian di planet ini yang belum ditemukan, namun pada kenyataannya banyak hal yang masih belum ditemukan di muka Bumi ini.

Setiap penemuan baru bisa mengubah bagaimana kita melihat masa lalu. Tapi terkadang, alam memiliki cara tersendiri untuk mengungkapkan rahasia ini.

[1]

Setelah mengumumkan bahwa Piramida Besar Giza memiliki ruang yang belum ditemukan yang disebut “kekosongan besar”, para petinggi dan peneliti mengungkapkan bahwa penemuan lain akan membuat dunia tercengang.

[2]

Sekelompok peneliti menemukan dua makam berusia 3.500 tahun yang terletak di tepi barat Sungai Nil di sebuah makam untuk para bangsawan. Makam ini adalah sebuah penemuan terbaru di kota yang terkenal karena kuil dan makamnya yang merupakan bagian dari sejarah dinasti Mesir kuno.

[3]

“Ini benar-benar hari yang luar biasa,” kata Menteri Kebudayaan, Khaled al-Anani. “Makam dari keturunan ke-18 sudah diketahui. Tapi ini pertama kalinya terdapat dua makam di satu tempat.”

[4]

Satu makam memiliki halaman yang terdiri dari batu bata dilapisi lumpur dan berisi poros penguburan enam meter yang mengarah ke empat ruangan di sampingnya. Benda-benda yang ditemukan disini sebagian besar pecahan kayu peti mati.

[5]

Prasasti dan lukisan dinding menunjukkan bahwa ini berasal dari era antara masa pemerintahan Raja Amenhotep II dan King Thutmose IV, keduanya merupakan firaun dari dinasti ke-18.

[6]

Makam lainnya memiliki lima pintu masuk yang mengarah ke aula persegi panjang dan berisi dua poros pemakaman yang terletak di sisi utara dan selatan makam tersebut.

[7]

Menurut kementrian setempat, artefak yang ditemukan di dalam makam ini adalah kerucut penguburan, topeng pemakaman kayu yang dicat, kapal tanah liat, sekitar 450 patung dan mumi yang dibungkus kain yang mungkin merupakan pejabat tinggi. Sebuah gerobak yang diukir di langit-langit diberi nama Raja Thutmose I dari dinasti ke 18 awal.

[8]

Sejak awal tahun 2017, Kementerian Kebudayaan telah berhasil membuat serangkaian penemuan di beberapa provinsi di Mesir termasuk makam seorang pandai emas kerajaan, di wilayah yang sama dan termasuk dalam keluarga yang sama, dimana karyanya didedikasikan untuk dewa kuno Mesir, Amun.(lat/yant)