Karena binatang ini jarang terlihat, hanya sedikit yang bisa diketahui mengenai hiu viper ini, tapi diyakini binatang ini sedang bermigrasi dari kedalaman 300-400 meter selama siang hari menuju 150 meter pada malam hari.

Pada sampel terakhir – yang tertangkap pada kedalaman 350 meter – empat ditemukan sudah mati; hiu yang hidup dimasukkan dalam air laut dingin, tapi mati sehari kemudian.
Karena binatang ini jarang terlihat, hanya sedikit yang bisa diketahui mengenai hiu viper ini, tapi diyakini binatang ini sedang bermigrasi dari kedalaman 300-400 meter selama siang hari menuju 150 meter pada malam hari.

Pada sampel terakhir – yang tertangkap pada kedalaman 350 meter – empat ditemukan sudah mati; hiu yang hidup dimasukkan dalam air laut dingin, tapi mati sehari kemudian.

Hiu yang berpenampilan aneh itu menyerupai monster fiksi ilmiah dari film Alien, yang digambarkan seperti di atas.

Makanan ikan hiu viper ini terdiri dari golongan hewan Krustasea seperti kepiting, lobster, udang atau teritip dan ikan bertulang termasuk ikan-ikan lentera – mungkin karena tertarik pada tubuh pemangsanya yang berkilauan.

Spesies ini pertama kali ditemukan di tahun 1986 di lepas pantai Pulau Shikoku, Jepang oleh kapal pukat bawah, Seiryo-Maru.

Nama ilmiahnya Trigonognathus Kabeyai, untuk menghormati kapten kapal penangkap ikan tersebut yang bernama Hiromichi Kabeya.(iin/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda!Terimakasih.

 

Share

Video Popular