Wanita Hamil Berusia 27 Tahun yang Baru Melahirkan ini Tiba-tiba Merasa Kedinginan, dan Dokter pun Terkejut Ketika Membuka Selimutnya

907
Internet

Erabaru.net. Banyak calon ibu yang mengatakan bahwa hanya pada saat melahirkan anak baru bisa merasakan dingin atau hangatnya perasaan manusia.

Ada ibu yang bahkan tidak berani melahirkan anak perempuan, bukan karena lebih mengutamakan anak laki-laki, tapi khawatir atau tidak tega anak perempuannya akan mengalami siksaan seperti dirinya saat melahirkan anak kelak.

Seperti misalnya yang dialami Lolan yang sekarang merasakan apa yang disebut dengan dinginnya sikap manusia.

Keluarga suami Lolan yang berusia 27 tahun ini sangat bahagia dengan kehamilan Lolan. Karena tinggal di daerah pedesaan dan sedang hamil, Lolan pun tinggal di rumah dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga yang bisa dilakukannya.

Terkadang saat mertuanya ke ladang, Lolan yang memasak di rumah, sementara suaminya bekerja di luar daerah dan jarang pulang.

Semula dipikir hari-hari yang dilaluinya akan berjalan lancar, tapi siapa sangka saat memasuki minggu ke 39 kehamilannya, air ketuban Lolan tiba-tiba pecah, keluarganya segera membawanya ke rumah sakit.

Internet

Menurut dokter yang memeriksa Lolan mengatakan bahwa Lolan bisa melahirkan secara lancar. Lolan pun menunggu persalinannya dengan perasaan campur aduk, sekitar jam 3 pagi kemudian, mulut rahim Lolan akhirnya dibuka, dan dibawa ke ruang persalinan.

Di bawah bimbingan dokter, akhirnya Lolan melahirkan dengan lancar seorang anak laki-laki, setelah membersihkan plasenta dan kotoran di tubuh bayinya, dokter menjahit kembali luka robekan Lolan.

Setelah selesai, Lolan yang menunggu sekitar dua jam di ruang observasi kemudian didorong keluar bersama anaknya.

Internet

Pada saat itu, suami dan ibu mertuanya yang menunggu dengan cemas di luar hanya memikirkan keadaan anak atau cucunya, sedikit pun tidak terlintas dalam benak mereka bagaimana dengan kondisi Lolan pasca melahirkan.

Mereka semua tertawa bahagia melihat anak yang baru menghirup udara bumi itu, dan berbincang-bincang mengenai sang bayi.

Sementara Lolan justeru sangat sedih melihat mereka semua tampak begitu bahagia menyambut kelahiran anak atau cucu mertuanya itu.

Karena tidak ada seorang pun yang benar-benar peduli dengan keselamatan dan deritanya.

Setelah melihat anaknya, suami dan perawat kemudian mendorong ibu dan anak itu ke ruang pasien.

Internet

Tapi lima menit kemudian, Lolan berkata pada suaminya kalau dia merasa sekujur badannya dingin dan gemetar, bibirnya juga juga bergetar saat bicara.

Mendengar keluhan Lolan, suaminya pun segera memanggil dokter, dan suasana di ruang pasien sesaat menjadi sangat tegang.

Dokter periksa menyingkap selimut Lolan dan terkejut melihat bagian bawah Lolan penuh dengan genangan darah!

Dan darahnya terus bercucuran, itu adalah pendarahan hebat pasca persalinan!