Oleh: Cedric Jackson

Erabaru.net. Tidak mudah untuk menghadapi kematian.
Baik kematian Anda sendiri atau kematian orang terdekat Anda, adalah sesuatu yang menyita waktu dan sesuatu yang semua kita hadapi.

Berbicara tentang kapan datangnya kematian adalah sesuatu yang kita cenderung abai sampai kita kehilangan seseorang atau sampai kita semakin menua.

Sayangnya, pada beberapa kasus, kematian datang pada usia yang lebih muda.

Contoh kasusnya apa yang terjadi pada Holly Butcher, yang baru saja meninggal karena kanker.

Ketika umur 26 tahun, dia diagnosa kena kanker dan setelah itu, dia tahu bahwa dia tak punya waktu lagi untuk mengelak dari datangnya kematiannya sendiri.

Karena itu, dia menuliskan sebuah catatan sebelum kematiaanya, yang diposting ke laman Facebook pada 3 Januari. Dia meninggal dunia hari berikutnya.

Sumber: Facebook/Holly Butcher

Dalam “Catatan Sebelum Kematianku,” Holly berbicara tentang beberapa pelajaran berharga yang dipelajari dari hidup.

Dia memulai catatannya.

“Adalah hal yang aneh untuk menyadari dan menerima kematian Anda pada usia muda yaitu 26 Tahun. Ini hanya satu hal dari banyak hal yang Anda abiakan dalam hidup. Hari demi hari berlalu dan Anda hanya berharap mereka akan pasti datang, sampai hal yang tidak diharapkan datang. Saya selalu membayangkan diri saya hidup sampai tua, keriput dan beruban – membangun keluarga yang bahagia dengan banyak anak yang saya rencanakan bersama kekasih hidupku. Saya tak ingin sesuatu yang buruk melukai.”

Holly tidak ingin orang lain takut mati dan ingin pembacanya merenungkan pada apa yang penting dalam hidup.

“Saya tidak memulai ‘catatan sebelum kematianku’ dengan demikian kematian itu ditakuti – saya suka fakta bahwa kita kebanyakan meremehkan keniscayaan kematian. Kecuali ketika saya ingin berbicara tentangnya dan hal itu dianggap sebagai topik yang tabu yang tidak akan menimpa kita. Hal itu menjadi sedikit berat. Saya hanya ingin orang-orang berhenti mengkhawatirkan hal-hal kecil, tekanan-tekanan tak berarti dalam hidup dan mencoba mengingat bahwa kita semua akan mengalami takdir yang sama, semua yang Anda lakukan bisa membuat waktu Anda terasa berguna dan bermakna, tidak sia-sia.”

Sumber: Facebook/Holly Butcher

Dia menghabiskan banyak waktu untuk merenungkan hidupnya beberapa bulan sebelum kematiannya.

Dia heran kenapa manusia menghabiskan banyak waktu mengkhawatirkan hal-hal kecil yang sangat tidak penting.

“Bersyukurlah pada hal-hal kecil Anda dan maju kedepan. Adalah wajar mengakui bahwa suatu hal menjengkelkan tapi tidak mencoba tersita perhatian untuk memikirkannya dan secara negatif mempengaruhi hari-harinya … Anda mungkin terjebak pada macet hari ini , atau tidur tak nyenyak karena bayi cantik Anda rewel, atau tukang salon memotong rambut Anda terlalu pendek. Biarkan hal menjengkelkan tersebut berlalu. Saya yakin tidak akan kepikiran lagi kalau anda cepat move on. Hal-hal kecil semacam itu serasa tidak penting ketika kita lihat hidup secara keseluruhan. Saya menyaksikan diri saya tak berguna tepat sebelum saya mati. Dan saya berharap sekarang saya mempunyai sekali lagi ulang tahun atau hari natal bersama keluarga. Atau lebih banyak hari bersama patner saya dan anjing saya. Hanya sekali saja.”

Holly terus berbicara tentang passion-nya untuk berlatih, dan dia meminta orang lain untuk mengapresiasi kesehatannya dan fungsi tubuhnya, tanpa menghiraukan ukurannya.
Dia menekankan pentingnya kesehatan mental dan spiritual, dan meminta orang untuk tidak membiarkan media sosial merenggut hidupnya.

Menurutnya,adalah penting untuk secara konstan bekerja menurut ritme hidup Anda, bahkan walaupun berakibat putus hubungan dengan seseorang dalam hidup Anda.

Sumber: Facebook/Holly Butcher

Dia menyimpulkan catatannya dengan poin berikut ini:

Share

Video Popular