Erabaru.net. Di padang pasir atau padang rumput yang luas, hanya serigala yang menjadi musuh alami unta.

Serigala terkenal karena kebringasannya, menggunakan gigi tajamnya sebagai senjata untuk bertempur dan membunuh lawannya untuk mendapatkan makanan.

Dari faktor ini, jelas unta bukan lawan serigala. Namun, unta memiliki cara lain dalam menghadapi lawannya. Untuk bertahan hidup, unta bukan menyerang balik lawannya, tapi melarikan diri.

Setiap saat unta dan serigala bertemu, serigala selalu akan menyerang dengan penuh nafsu untuk segera menghabisi unta.

Sebaliknya, unta selalu tampak santai tidak terburu-buru menghadapi lawannya, ia selalu menderu kencang, lalu berlari sekencangnya.

Namun, jelas serigala tidak akan begitu saja melepaskan santapan lezatnya, ia pun mengejar sekencangnya, tapi ia tak menyangka, pengejarannya ini justru masuk dalam perangkap unta, dan sang serigala pasti akan mati.

Awalnya jelas laju kecepatan lari unta tidak sekencang serigala, tapi lama kelamaan laju kecepatan lari serigala melambat.

Melihat serigala melambat, unta juga memperlambat larinya, memberi sedikit semangat dan harapan pada serigala.

Benar saja, serigala itu termakan jebakan unta, ia terus mengejar unta yang sekilas tampak kelelahan, padahal yang benar-benar kelelahan adalah serigala.

Perlahan-lahan unta menarik serigala ke padang pasir yang luas gersang tanpa air dan kehidupan ……

Serigala itu telah menghabiskan kekuatan terakhirnya, seluruh badannya lemas, moncongnya mengeluarkan busa putih dan tewas di tempat.

Share

Video Popular