Erabaru.net. Sudah lebih dari enam puluh tahun sejak suami Nguyen Thi Xuan, seorang tentara Jepang, meninggalkannya di Vietnam, namun wanita yang berusia 94 tahun itu masih tidur dengan bantal yang dia buat dari seragam militer suaminya.

Xuan adalah salah satu dari sejumlah wanita Vietnam yang jatuh cinta pada tentara dari pasukan pendudukan Jepang, yang kemudian mengukir sebuah kehidupan bersama mereka di akhir masa perang.

Nguyen Thi Xuan, 94, seorang istri berkewarganegaraan Vietnam dari seorang mantan tentara Jepang, memegang potret suaminya Shimizu di rumahnya di pinggiran kota Hanoi.(AFP)

Tapi sepanjang satu dekade itu banyak dari pria-pria ini yang telah meninggalkan mereka, seringkali meninggalkan keluarga mereka karena penahanan dan menghadapi tuduhan pengkhianatan karena telah mendirikan rumah tangga dengan pihak musuh.

Tapi Xuan tidak punya alasan untuk melawan bekas penjajahnya – setidaknya pada suaminya.

“Saya sangat merindukannya, saya tidak akan pernah bisa melupakan suami saya, karena dia sangat baik,” kata Xuan kepada AFP di desa pertanian Than Than Thanh di pinggiran Kota Hanoi.

Xuan sedang hamil dengan anak keempatnya saat sang suami Shimizu pergi pada tahun 1954 dan mengatakan bahwa dia tidak mendapat bantuan dari kedua pemerintah negara meskipun suaminya berjasa.

“Kami banyak menderita” sejak suaminya pergi, kata Xuan sambil memeluk foto suaminya, yang mengadopsi nama Vietnam Nguyen Van Duc saat tinggal di negara tersebut.

Share

Video Popular