Erabaru.net. Menurut hasil tes dari United States Department of Agriculture-USDA atau Departemen Pertanian Amerika Serikat dan Food and Drug Administration-FDA atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat.

The Environmental Working Group (EWG) atau organisasi lingkungan yang mengkhususkan diri pada penelitian dan advokasi masalah lingkungan, pertanian, lahan umum, dan kejahatan korporasi, selalu merilis daftar “12 jenis buah dan sayuran dengan residu pestisida terbesar” setiap tahun sejak 2004 untuk mengingatkan konsumen.

Daftar terbaru yang baru-baru ini dikeluarkan oleh organisasi tersebut, didasarkan pada data residu pestisida dari 35.000 sampel produk pertanian segar, yang melibatkan total 146 jenis pestisida.

Pestisida-pestisida ini masih ada pada buah atau sayuran meski setelah dicuci-bersihkan, dan bahkan beberapa jenis pestisida diantaranya masih ada meski kulit buah disingkirkan sekali pun.

Melansir laman Housebeautiful.com, USDA menyimpulkan hasil tes terkait, “Secara keseluruhan, residu pestisida dalam makanan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan AS.”

Namun, standar ini mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen tertentu, itulah sebabnya EWG menekankan untuk semaksimal mungkin membeli produk organic.

American Academy of Pediatrics pernah mengeluarkan pernyataan bahwa anak-anak sangat peka terhadap pestisida, residu pestisida meningkatkan risiko kanker anak-anak dan memicu masalah perilaku serta ketidakmampuan belajar.

Sementara itu, media AS Rodale’s Organic Life menyebutkan bahwa paparan pestisida membuat orang lebih rentan terkena Artritis rheumatoid,lupus, penyakit Parkinson dan penyakit Alzheimer.

Juru bicara EWG mengatakan, “Selama beberapa dekade, semua jenis pestisida diklaim aman … tapi kenyataannya tidak seperti itu, belakangan pestisida itu dilarang atau dihilangkan karena membawa dampak buruk pada kesehatan mereka.”

Menurut daftar EWG terbaru, buah dan sayuran berikut ini harus diwaspadai sebelum dan sesudah pembelian.

1. Stroberi

ILUSTRASI. (ndtvimg.com)

Untuk pertama kalinya dalam lima tahun, stroberi telah melampaui apel, menjadi buah yang paling banyak dalam residu pestisida.

Menurut survei EWG, 98% stroberi yang diambil sampel oleh pejabat federal terdeteksi sebagai residu pestisida.

Dari sampel yang diuji, sebesar 40% memiliki 10 jenis atau lebih residu pestisida, dan beberapa sampel yang diuji memiliki sebanyak 17 jenis pestisida.

2. Apel

Sama seperti stroberi, lebih dari 98% apel memiliki setidaknya satu residu pestisida, dan banyak apel memiliki lebih dari satu residu.

Sebelumnya dalam lima tahun terakhir, apel menduduki daftar residu teratas.

ILUSTRASI. (starkbros.com)

3. Nektarin – Buah yang masuk dalam keluarga peach atau persik

Sebanyak 98% sampel nektarin memiliki beberapa residu pestisida. Mengingat orang Amerika mengkonsumsi 8 pon nektarin per orang setiap tahun, jadi, EWG menuturkan bahwa terkontaminasinya residu pada nektarin harus menjadi perhatian khusus.

Sementara itu urutan ke 4 -12 untuk buah atau sayuran masing-masing adalah seledri, buah persik, anggur, ceri, pocai (sejenis bayam), tomat, paprika, tomat ceri dan mentimun.

Sumber terkait mengatakan, bahwa ada 13 jenis pestisida yang berbeda terdeteksi pada sampel seledri dan tomat ceri, dan 15 jenis pestisida terdeteksi pada sampel anggur. (jhn/rp)

life.bldaily.com

Share

Video Popular