Erabaru.net. Liu Xiaofan bekerja di sebuah perusahaan air minum. Ia tinggal bersama ibunya di ruang bawah tanah, karena cedera pinggang, sehingga ibunya tidak bisa bekerja, hanya Xiao Fan sendiri yang mencari nafkah untuk keluarga.

Untungnya penghasilannya termasuk lumayan meski pekerjaannya cukup melelahkan.

Hari itu, Xiao Fan mengantar air ke sebuah perusahaan, tiba-tiba ponselnya berdering, tapi terputus saat Xiao Fan akan menjawab panggilan itu.

Xiao fan melihat layar ponselnya, ternyata telepon dari seorang pelanggannya yang tinggal sendirian yang pesanannya telah dikirim pagi tadi.

Dia mengerutkan kening bingung, kemudian karena tidak jauh dari tempatnya saat itu, dia pun mampir sebentar ke rumah pelanggannya itu.

Tak disangka, begitu ke lantai atas, Xiao Fan melihat pelanggannya yang sudah tua itu tergeletak pingsan di depan pintu, karena panik Xiao fan pun segera memanggil ambulans, menemani nenek pelanggannya ke rumah sakit, dan melaporkan ke bosnya tentang situasi yang dihadapinya saat itu.

Sesampainya di rumah sakit, Xiao-fan tampak sibuk bolak balik mengurus prosedur untuk si nenek pelanggannya, membayar biaya pertolongan pertama dan semacamnya. Akhirnya nenek itu berhasil diselamatkan.

Nenek pelanggannya itu tidak punya anak, suaminya telah lama meninggal. Hari itu tiba-tiba dia merasa tidak enak badan, dan tidak ada yang bisa membantunya.

Ketika baru membuka pintu untuk mencari bantuan, dia pun jatuh lemas di atas lantai, lalu dengan panik menghubungi telepon pertama milik Xiao Fan saat memesan air tadi pagi.

ILUSTRASI. (Internet)

Karena nenek pelanggannya tidak punya sanak family, dan tidak ada yang merawatnya, Xiao fan pun membantunya sampai tuntas, dia mengajukan izin cuti selama dua minggu untuk merawat si nenek.

Kebetulan saat itu, bosnya Xiao Fan menerima telepon dari perusahaan pelanggannya yang langsung memarahi bosnya Xiao fan, mereka komplain dengan pelayanan yang tidak professional dan mengecewakan.

Pelanggannya juga mengatakan tidak akan memesan air lagi dari mereka.

Sementara itu, bos Xiao Fan berusaha keras menenangkan pelanggannya, namun sang bos sendiri tampaknya juga sangat kesal, gara-gara Xiao fan, dia didamprat pelanggannya.

Apalagi saat itu Xiao Fan juga mengajukan izin cuti selama dua minggu.

Dan karena emosi yang meletup-letup, sang bos pun langsung menyuruh Xiao Fan untuk cuti seumur hidup alias tidak usah datang lagi!

Xiao Fan pun terkejut dan cemas mendengarnya, sementara bosnya tidak mau dengar penjelasannya.

Akhirnya Xiao Fan terpaksa pulang ke rumah dan menceritakan kepada ibunya.

Untungnya, ibu Xiao fan sosok orang yang bijak dan berkata kepadanya, “Kamu benar nak, tidak apa-apa kehilangan pekerjaan, tidak perlu takut akan mati kelaparan selama masih ada sepasang tangan. Memang pinggang ibu masih sakit, tapi masih bisa membuat makanan yang enak, nanti kamu antar ke nenek itu, dan rawat dia baik-baik.”

Dua pekan kemudian, nenek pelanggannya itu akhirnya pulih dan sudah bisa pulang ke rumah.

Nenek itu sebenarnya ingin memberinya banyak uang sebagai tanda terima kasih, tapi Xiao Fan menolaknya dengan sopan.

ILUSTRASI. (Internet)

Ia hanya mengambil sejumlah uang yang telah ditalanginya.

Nenek itu sangat menyesal sekaligus bersyukur, menyesal Xiao Fan dipecat karenanya dan bersyukur karena Xiao Fan telah menyelamatkannya.

Sang nenek kemudian menceritakan hal itu kepada media, dengan harapan mereka bisa membantu menceritakan tentang kebaikan Xiao fan, supaya ia bisa segera mendapatkan pekerjaan.

Tak lama kemudian, kabar tentang kebaikan Xiao Fan itu pun diliput majalah dan surat kabar.

Tempat tinggalnya di ruang bawah tanah pun banyak didatangi orang-orang yang memberikan pekerjaan untuknya, namun hari itu seseorang meneleponnya dan tak pernah diduga oleh Xiao Fan, sosok penelepon itu.

Orang yang menghubunginya itu ternyata adalah direktur sebuah perusahaan, dia sudah mendengar tentang tindak tanduk Xiao fan, dan menurutnya Xiao Fan adalah sosok orang yang bertanggung jawab.

“Saya memiliki toko di bawah bendera perusahaan, yang kebetulan membutuhkan seorang manajer, dan saya percayakan toko itu untuk kamu kelola kalau kamu bersedia, dengan gaji pokok 100 juta. Di lantai atas ada tempat tinggal seluas lebih dari 20 meter persegi, cukup nyaman untuk kamu dan ibumu tinggal.”

Tentu saja, Xiao fan memanfaatkan kesempatan baik itu, dan sekalian ia pun mengajak nenek itu dan mengakuinya sebagai nenek angkatnya.

Di satu sisi bisa berteman dan saling menjaga dengan ibunya. Tidak perlu klhawatir akan terjadi sesuatu. (jhn/rp)

life.bldaily.com

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular