Erabaru.net. Orang-orang lanjut usia sering menjadi korban sejumlah penipuan dan penggelapan yang tak terhitung jumlahnya. Bagi mereka yang niatnya untuk mengusai barang milik orang lain, orang-orang lanjut usia tampaknya menjadi sasaran empuk, terutama karena orang tua ini biasanya tidak mengikuti teknologi terbaru.

Para penipu ini dapat memaksa dan meyakinkan para orang tua untuk menyerahkan sejumlah besar uang, dan mereka mungkin bahkan tidak menyadari bahwa telah ditipu sampai segalanya sudah terlanjur.

Kasus seperti ini terjadi di Marlow, sebuah kota kecil di luar London,Inggris, tempat seorang pria lanjut usia yang mengosongkan seluruh rekening tabungannya.

Barry Stone menerima telepon dari para penipu yang mengaku sebagai polisi yang menyelidiki “penggelapan bank”.

(Foto : Unsplash / Abi Ismail)

Para penipu itu ingin Barry menarik semua uangnya dari rekening banknya dan mengirimkan uang itu kepada mereka. Mereka harus memeriksa uang-uang tersebut atas sidik jarinya dan mengirimkannya kembali saat selesai.

Pria tua itu disuruh memasukkan uang ke dalam kotak dan mengirimkannya dengan taksi. Jika pengemudi bertanya pada pria berusia 78 tahun itu apa yang ada di dalam kotak, dia diberitahu untuk mengatakan bahwa itu adalah krim cukur untuk putranya.

Ada sesuatu yang tidak beres dengan Barry tentang pengiriman uangnya. “Saya tidak tidur setelah itu dan saya tidak bisa makan sama sekali, itu adalah uang yang sangat banyak,” kata Barry kepada Daily Mail.

Namun, dia melakukan apa yang diperintahkan, karena dia tidak ingin ada masalah. Tapi jumlah yang luar biasa dari £ 12.000 (sekitar 212 juta Rupiah), adalah semua uang yang dia miliki atas namanya. Dia tidak bisa kehilangan uang tersebut.

Share

Video Popular