Erabaru.net. Kopi yang menyebabkan 5 orang dilarikan ke rumah sakit itu ternyata telah ditambahkan sesuatu oleh seseorang. Oknum itu membuka kemasan kopi lalu menambahkan serbuk halus yang diduga bubuk narkoba, kemudian ditutup kembali seperti semula lalu diberikan kepada pekerja asing, sehingga menjadi “kopi beracun”.

Polisi setempat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa uji laboratorium terhadap kopi durian instan menunjukkan bungkus telah dibuka dan disegel kembali.

“Kami meyakini bubuk kopi yang mengandung narkoba itu ditujukan ke tempat hiburan di Penang, tapi sindikat tersebut membuangnya di sepanjang jalan karena takut dengan polisi,” ucapnya.

Polisi juga menyebut masyarakat yang mengambil paket kopi instan di jalan itu tidak mengetahui produk tersebut telah dirusak.

Dia mengatakan bahwa kemasan asli memiliki berat 40 gram yang kemudian “dikemas ulang” dan meningkat 10 gram menjadi 50 gram per sachet.

Foto Tampak dua petugas keamanan korban kopi beracun itu sedang makan siang di ranjang pasien, kondisi mereka sudah baik dan diizinkan meninggalkan rumah sakit.

Polisi setempat mengatakan bahwa ada yang janggal dengan sampel yang didapat, karena memliki isi lebih berat dibandingkan dengan isi kemasan yang berasal dari pabrik. Selain itu kemasan dan bubuk kopi juga tidak sama.

Pihak berwenang menuturkan bahwa berdasarkan gejala yang dialami korban, kopi itu diduga telah ditambahkan bubuk narkoba.

Terkait hal ini, Menteri Kesehatan Malaysia Subramaniam akan melakukan investigasi terkait kasus keracunan kopi durian tersebut.

Share

Video Popular