Erabaru.net. Mercy Casanalles dan Rich Cushworth bertemu untuk pertama kalinya di sebuah sekolah misionaris di Dallas, dan jatuh cinta sebelum akhirnya menikah. Mereka siap untuk memulai sebuah keluarga dan memiliki anak pertama mereka, dan ketika tiba waktunya, Casanalles kembali ke rumah di El Salvador untuk melahirkan.

Bayi sehat bernama Moses lahir, lalu dibawa pergi oleh perawat.

Tapi ketika petugas medis kembali dengan putra Casanalles dan dia memeluknya, Casanalles tahu ada yang tidak beres.

“Ketika saya mendapatkannya, saya berkata, ‘Ini bukan bayiku,'” kata Casanalles pada WFAA.

Dia telah melihat anaknya beberapa jam sebelumnya, mengingat kulit pucat dan merah muda lalu pelan-pelan mulai bernapas, dan insting langsungnya mendukung perasaan ini.

Dokter tidak mendengar protesnya, dan tidak banyak lagi yang bisa dilakukan Casanalles dan Cushworth. Dengan berat hati, mereka kembali ke Dallas. Mereka melakukan tes DNA, dan menunggu.

Selama empat bulan, mereka mengasuh anak laki-laki itu seperti anak mereka sendiri, karena semakin jelas anak berkulit gelap itu tidak berhubungan dengan dia dan suaminya. Tapi mereka tidak pernah memperlakukannya dengan cara yang berbeda.

Share

Video Popular