Erabaru.net. Seorang petani, hanya sempat mengecap pendidikan SMP selama dua tahun, keluarganya tidak mampu lagi membiayai sekolahnya. Setelah putus sekolah, dia pun membantu ayahnya menggarap sawah.

Saat dia berusia 19 tahun, ayahnya meninggal dunia dan beban keluarga pun berada di pundaknya. Dia harus merawat ibunya yang sakit-sakitan dan seorang nenek yang lumpuh di tempat tidur.

Ilustrasi.(Internet)

Dia menggali sebidang lahan menjadi kolam untuk budidaya ikan. Namun, perangkat desa memberitahu kepadanya bahwa sawah hanya cocok tanaman, tidak cocok untuk budidaya ikan, akhirnya ia meratakan kolam itu.

Hal itu pun menjadi lelucon penduduk desa, di mata orang lain, dia adalah orang yang ingin kaya tapi sangat bodoh.

Dia mendengar ternak ayam bisa menghasilkan uang, dia pun meminjam 500 yuan (sekitar satu juta rupiah) dari kerabatnya, dan mulai beternak ayam. Tapi setelah terjadi banjir, ayam terkena penyakit unggas dan semua ayamnya mati dalam beberapa hari.

Ilustrasi. (Internet)

Uang satu juta pinjamannya itu mungkin tidak seberapa bagi orang lain, tapi bagi keluarga yang hanya mengandalkan hidup dari beberapa petak sawah, itu adalah jumlah yang besar.

Dan tak disangka, ibunya yang tidak tahan dengan pukulan itu menjadi stres dan meninggal.

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular