Erabaru.net. Suatu hari saat menyetir untuk bekerja, teleponya berdering. Di sisi lain ada suara seorang gadis kecil. “Ayah, cepat kembalilah ke rumah, aku rindu ayah!”

Dia tahu gadis kecil ini pasti telah menghubungi nomor yang salah karena dia merasa tidak akan salah mengenal suara anak perempuannya yang lucu dengan anak ini.

Dia telah menerima banyak panggilan yang tidak dikenal akhir-akhir ini. Jadi dia dengan sopan menjawabnya, “Anda menghubungi nomor yang salah.” Lalu, menutup telepon.

Beberapa hari berikutnya, nomor telepon yang sama terus menghubunginya dan itu mengganggunya. Terkadang, Dia akan memberi jawaban kasar kepada si penelpon dan terkadang lebih suka mengabaikan panggilan tersebut.

Suatu hari, nomor yang sama menghubungi lagi dan tidak seperti kebiasaan dia yang biasa, dia menenangkan diri untuk menerima telepon karena penasaran mengapa gadis kecil ini terus menghubungi nomornya.

Dia menerima telepon itu dan mendengar suara yang sama dari gadis kecil itu tapi kali ini suaranya lemah dan napasnya terdengar pendek. “Ayah, tolong kembalilah dengan cepat. Saya sangat merindukan ayah! Ibu bilang ini nomor yang benar. Ini nomor telepon ayah. ”

“Ayah, saya kesakitan! Ibu bilang Ayah sangat sibuk bekerja dan ibu merawat saya siang dan malam. Ibu mulai lelah. Ayah, saya tahu pasti sangat sulit dan sukar bagi ayah bekerja setiap hari, jadi jika ayah tidak bisa datang, bisakah ayah mencium saya?”

Dia tidak bisa menolak permintaan dari suara lucu ini, jadi dia membuat beberapa ciuman untuknya. Setelah gadis kecil itu mendengar ciumannya, dia berkata, “Terima kasih … Ayah, saya … sangat bahagia, saya merasa … sangat bahagia … ..”

Ketika dia mulai tertarik dengan cara gadis kecil ini menelpon, suara isak tangis seorang wanita mengambil alih telepon itu.

“Saya minta maaf pak telah mengganggu Anda selama beberapa minggu terakhir ini. Saya dengan tulus meminta maaf. Saya ingin menghubungi Anda ketika saya menyelesaikan semua masalah saya di sini tapi saya benar-benar minta maaf.”

“Anak saya di sini menjalani kehidupan yang sangat menyedihkan. Sejak dia lahir, dia didiagnosis menderita kanker tulang dan ayahnya meninggal beberapa waktu yang lalu, dari sebuah kecelakaan mobil dan saya tidak memiliki keberanian untuk menceritakan tentang kabar buruk ini. ”

“Dia harus menjalani kemoterapi setiap hari dan penderitaannya terlalu berat bagi anak seperti dia. Setelah setiap sesi kemoterapi dan saat rasa sakitnya terlalu berat baginya, dia akan memanggil ayahnya karena dia selalu menyemangatinya untuk tetap kuat. ”

“Saya benar-benar tidak memiliki keberanian untuk memberitahu anak yang sakit bahwa ayahnya sudah meninggal. Jadi, sejak ayahnya meninggal, saya menemukan nomor telepon acak yang ternyata milik Anda ….. ”

Setelah mendengarkan ceritanya, dia benar-benar sedih karenanya. “Bagaimana kabar anak itu sekarang?” tanyanya.

“Niu Niu baru saja meninggal … Anda pasti sudah memberinya ciuman selamat tinggal … dia pergi dengan senyuman di wajahnya.

“Sebelum dia pergi, dia memegang erat telepon yang biasa dia pakai untuk menelpon Anda. Saya berterima kasih karena telah membuat momen terakhir gadis kecil saya menjadi saat yang bahagia.”

Pria itu pun tak kuasa menahan tangis setelah mendengar gadis kecil itu meninggal.(iin/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Share
Tag: Kategori: Headline

Video Popular

Ad will display in 09 seconds