Erabaru.net. Seorang pria di Philipina tanpa kaki dan lengan yang cacat ini telah mendapatkan pujian atas dedikasinya sebagai pengatur lalu lintas.

Magdalino “Onkol” Borces, 59 tahun, yang lahir dengan tangan yang cacat dan tanpa kaki, ditawari pekerjaan sebagai pengatur lalu lintas di Barangay Kasambagan, di Kota Cebu, Philipina. Dia memulai pekerjaan pada bulan April dengan bangga dan tekad, demikian GMA News Online melaporkan.

(Foto : Facebook | Front Row)

Dengan berada di sebuah pos khusus yang dibuat untuknya, dia bekerja di bawah terik Matahari dan di bawah guyuran hujan, mengenakan sarung tangan lalu lintas di tangan kirinya yang cacat. Banyak pengendara yang melihatnya terinspirasi oleh dedikasinya terhadap pekerjaan.

(Foto : Facebook | Front Row)

Kepala dinas lalu lintas dan Kapten Barangay Franklyn Ong mengatakan dalam sebuah dokumenter oleh GMA Public Affairs bahwa dia ingin membantu Onkol karena dia cerdas, pekerja keras, dan sabar.

Onkol mulai bekerja dengan menggunakan sepeda roda tiga yang dimodifikasi, yang memungkinkannya menggunakan tangan normalnya sebagai pengayuh.

Dia bekerja dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore dengan dua kali istirahat dalam sehari dan mendapatkan PHP 2.000 (sekitar 550 ribu Rupiah) sebulan.

(Foto : Facebook | Front Row)

Penghasilannya cukup untuk dirinya sendiri dan keponakannya yang mencuci pakaiannya setiap hari, sementara kerabatnya yang lain memberikan makanan kepadanya. Orang tua Ongkol meninggal saat masih muda, dan dia tidak punya istri atau anak.

(Foto : Facebook | Front Row)

Pria berkemauan keras dan penuh keyakinan ini telah membuktikan bahwa kecacatan tubuh sebenarnya terletak pada cara berpikir seseorang, bukan pada tubuh fisik seseorang. Dia memang sungguh sebuah inspirasi!(iin/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Share

Video Popular